Pekon Tanjung Anom Terapkan Padat Karya Pada Pembangunan Infrastruktur

Kepala pekon Tanjung Anom Muhyidin. (Nanang)

Pringsewu – Pembangunan infrastruktur yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) kian gencar dilakukan oleh Pekon di Kabupaten Pringsewu. ADD dinilai sangat berpengaruh terhadap meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta memberdayakan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) pedesaan.

Manfaat tersebut juga dirasakan Pekon Tanjung Anom Kecamatan Ambarawa Kabupaten Pringsewu. Kepala pekon Tanjung Anom Muhyidin saat ditemui di ruang kerjanya mengaku, akan terus mendorong realisasi ADD dengan menjalankan program padat karya. Terutama dengan membangun infrastruktur maupun berbagai program berbasis potensi lokal.

“Saya tidak henti-hentinya mengajak semua elemen masyarakat Pekon Tanjung Anom untuk membangun memakai dana desa dengan program padat karya, terutama membangun infrastruktur. Juga membuat Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) agar potensi ekonomi desa tergarap maksimal,” jelasnya, Senin (30/4/2018).

Contonya, lanjut dia, pada realisasi 20 persen ADD tahap pertama Pekon Tanjung Anom membangun Tembok Penahan Tanah (TPT) jalan baru di dusun 3 sepanjang  520 M. Kemudian Gorong-gorong Plat beton di 7 titik yang terletak di dusun 1, 2, dan 3, renovasi posyandu lansia di Dusun 2, Pemberdayaan peningkatan kapasitas aparatur pekon, Kader PKK, kelompok tani dan gapoktan serta meningkatkan kapasitas pengurus BUMDes.

“Sedangkan Rencana pembangunan untuk tahap 2, kami akan membangun drainase, penalutan jalan pertanian, drainase lingkungan, rehabilitasi lapangan bola dan renovasi dapur kantor pekon,” bebernya.

Sedangkan contoh program padat karya, dengan membangun infrastruktur yang memanfaatkan tenaga lokal dan menggunakan bahan baku dari desa. Sehingga manfaat dana desa pun bisa dirasakan semua masyarakat.

”Saya sangat berharap dana desa dapat berlanjut dan berputar di desa. Sehingga mampu menghidupkan perekonomian desa. Jika ekonomi desa bergerak positif, tentunya akan mampu mendongkrak perekonomian sekaligus membantu mengentaskan kemiskinan. Bagi dusun yang jalannya rusak maka bangun jalan desa.Jika saluran irigasinya tidak ada, langsung buat saluran irigasi dengan dana desa,” tutupnya. (Adv)

Redaksi TabikPun :