Tulang Bawang – Bupati Tulangbawang Hj. Winarti S.E., M.H., memimpin rapat persiapan akhir pelaksanaan operasional Mall Pelayanan Publik (MPP) yang akan diciptakan di Kabupaten berjuluk Sai Bumi Nengah Nyappur, Rabu (5/9/2018).
Dalam kegiatan rapat ini hadir diantaranya Sekda Tulangbawang Ir. Anthoni MM, Kadis Kominfo Gunawan S.sos, Drs. Tamami Akib, Dra.Lusiana, M.Ipdan beberapa Kepala OPD serta para Kabag dilingkup Sekdakab Tulangbawang.
Bupati Tulangbawang sangat berharap pelaksanaan MPP dapat berjalan sesuai rencana. Sehingga proses Bergerak Melayani Warga (BMW) guna memudahkan pelayan ke masyarakat tanpa birokrasi yang rumit, dapat benar-benar terwujud dan berjalan.
Sedangkan, saat Asisten I Drs. Akhmad Suharyo dalam paparannya sebagai Ketua pelaksanaan pembangunan MPP mengatakan bahwa saat ini persiapan sudah menjelang akhir. “Grand opening direncanakan akan ada 82 stand pelayanan yang beroperasi di MPP. Namun dalam soft opening baru direncanakan ada 2 pelayanan diantaranya pelayanan kependudukan dan pelayanan satu pintu,” ujarnya.
Dalam persiapan stand lain, lanjut dia, pihaknya akan bekerja dengan penuh persiapan yang matang. Diantaranya seperti pelayanan kependudukan, mengingat itu memerlukan proses perpindahan peralatan dan server.
Sementara dalam hal stand yang berasal dari instansi vertikal, nanti akan disiapkan semacam MoU antara Pemda dengan instansi terkait seperti Polres, untuk dapat membuka stand pelayanan SKCK, SIM dan lainnya, juga begitu Bank untuk membuka pelayanan di MPP.
Dalam hal ini, Bunda Winarti nampak sangat fokus dan serius mendengarkan paparan, setiap detail diminta untuk diulang dan dengan seriusnya serta mengarahkan agar dalam penempatan tata letak bisa maksimal demi mempermudah birokrasi guna melayani rakyat.
Di lokasi MPP rencananya akan berada dibilangan Kantor Pemda Baru Tiuh Tohow. Bupati telah menyiapkan ruangan kantor khusus dirinya agar lebih mudah memantau kinerja yang nantinya terlibat di MPP.
“Lalu untuk memperindah dan membuat nyaman masyarakat, di lokasi halaman saya minta juga agar ada penjual-penjual makanan, supaya dapat membantu mempermudah pengunjung, tetapi jangan terlalu banyak dibuat tempatnya, ini agar tetap dapat eksklusif bersih dan higienis,” pesanya. “Mengenai segi keamanan, saya juga berharap dapat menjadi perhatian, Satpol PP, itu harus standby 24 jam, dan yang tidak kalah penting, Musholla harus lebih baik dari ruangan lain, sebab itu tempat dimana kita menyampaikan rasa syukur kita dan tempat ibadah kepada Allah SWT,” kata Bunda Winarti dengn penuh semangat. (Roby)