Polres dan FKUB Lamteng Jalin Sinergitas Menuju Pilkada Serentak Aman dan Damai

Kapolres Lampung Tengah foto bersama FKUB. (Mozes)

LAMPUNG TENGAHKapolres Lampung Tengah Akbp I Made Rasma, S.I.K., M.Si., didamping Kasat Intelkam AKP Heru Sulistyananto S.H., Kasat Binmas AKP Ibnu Mas’ud bersilaturahmi dengan para tokoh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Selasa (22/1/2019).

Pertemuan yang digelar di Ruang Rupatama Polres Lamteng tersebut dihadiri Ketua dan Sekretaris MUI Lamteng Hi. R. Mutawali dan Ustaz Sarimunir, Ketua PHDI Lamteng, Ketut Subrada, Ketua MBI Lamteng, Lim Amat/Acai, Ketua LDII Lamteng Suroto, Wakil Ketua PGI Lamteng Teguh. Juga Sekretaris DMI Lamteng, Drs. H. A. Majid, Sekretaris FKUB Lamteng, Drs. Kholidi.

Dalam sambutanya Kapolres Lamteng AKBP I Made Rasma, S.I.K., M.Si., mengajak FKUB untuk saling bekerjasamanya dan saling menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di Lamteng, menjelang pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres 2019. Dalam waktu dekat ini Polres Lamteng akan bersilaturahmi ke Dinas Pendidikan untuk menyentuh para Pelajar atau generasi Pemuda yang saat ini wawasan kebangsaan sangat kurang dan semakin maraknya peredaran Konten-konten Negatif, paham radikalisme dan berita Hoax di Media Sosial,

“Mari secara bersama-sama ciptakan susana sejuk, Nyaman dan mendukung Progam-progam pemerintah, terkait Pemilu 2019 diharapkan tidak terjadi Money Politik ataupun Pelanggaran Pemilu lainnya. Saya mendukung FKUB untuk mengadakan kegiatan doa bersama masing-masing agama di satu tempat, saling menjaga tolrensi antar umat beragama untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” imbuhnya.

Sementara Ketua MUI Lamteng Hi. R. Mutawali menjelaskan, bahwa FKUB selama ini bekerjasama dan saling berkoordinasi dengan pihak kepolisian seperti keluarga sendiri. FKUB akan mengagendakan kegiatan doa masing-masing agama disatu tempat tahun ini, karena di 2018 belum sempat terlaksana. Menurutnya, di Lamteng tidak ada sengketa agama, yang ada selama ini sengketa antar suku karena pada awalnya pelaku tindak pidana yang dibawa ke ranah sukuisme.

“MUI juga membentuk tim Gerakan Nasional Anti Narkoba (Garnas Annas) karena MUI sangat menentang peredaran narkoba khususnya di Lampung Tengah. Paham radikalisme saat ini ibarat jamur yang terus tumbuh, dan terkait hal ini tokoh agama, pemerintah, TNI dan Polri agar selalu bekerjasama untuk memberantas Radikalisme demi terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” harapnya.

Wakil Ketua Persatuan Gereja Indonesia, Teguh, mengucapkan terima kasih kepada TNI, Polri, Pemkab Lamteng, Remaja Muhamaddiyah dan NU yang atas Partisipasi dalam mengamankan Natal 2018. Pun selalu mendukung Pemerintah dalam mewujudkan kerukunan umat beragama yang aman dan kondusif. (Mozes)

Redaksi TabikPun :