Uang Kebersihan Dibandrol Rp 100 Ribu, Lokasi Penutupan HUT Way Kanan Masih Dipenuhi Tumpukan Sampah

Usai penutupan HUT Way Kanan ke-19, Rusunawa di penuhi tumpukan sampah. (Dian Pirasta)

Way Kanan – Megahnya seluruh rangkaian perayaan HUT Way Kanan ke-19 telah dikotori oknum tidak bertanggungjawab. Komplek Rusunawa KM 02 Blambangan Umpu yang menjadi lokasi penutukan hari jadi Way Kanan penuh dengan sampah yang berserakan.

Padahal, para pedagang mengaku telah membayar iuran kebersihan kepada oknum panitia sebesar Rp 100 ribu selama pasar malam berlangsung. Ely (20) salah satu pedagang di pasar malam tersebut membenarkan hal tersebut.

“Iya setiap kios disini dimintain Rp 100 ribu untuk kebersihan selama pasar malam berlangsung. Sudah itu pas malam penutupan kami juga dimintain duit perpisahan,” bebernya.

Saat ditanyai siapa oknum yang menerima uang kebersihan tersebut, Ely mengaku tidak mengenal persis nama dan jabatannya. Tetapi dirinya yakin oknum yang memungut adalah warga sekitar.

“Saya nggak tahu siapa nama dan apa jabatannya, tapi saya yakin mas kalau mereka itu orang sinilah. Yang mengenal persis itu pimpinan kami pak Surya, tapi sekarang dia udah pulang,” tutupnya.

Sementara salah satu penghuni Rusunawa Juwanto (26) mengeluhkan sikap panitia pelaksana yang kurang sigap menangani kebersihan. Dimana sampah yang berserakan pun menimbulkan bau tak sedap.

“Seharusnya panitia pelaksana itu sigap tanpa harus menunggu perintah dari pimpinan. Apalagi sampah yang berserakan ini tepat berada di jalur lintas keluar masuk Rusunawa,” kesalnya.

Ia berharap panitia segera membersihkan dan mencari solusi agar sampah dan bau busuk bisa dapat diatasi. Ditambah Pemkab Way Kanan saat ini masih gencar-gencarnya mengejar predikat Adipura.

“Saya harap panitia segera membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh pedagang pasar malam. Sudah itu bau busuk akibat sampah dapat menghilang. Bagaimana mau dapat Adipura kalau caranya begini,” sindirnya. (Dian)

Redaksi TabikPun :