Metro – Anggota Komisi II DPRD Kota Metro Alizar meminta RSUD Ahmad Yani untuk terus meningkatkan pelayanan dan tidak berpuas diri. Serta tidak semata meningkatkan sarana dan prasarana semata.
“Harus selaras, fasilitas ditingkatkan begitu juga pelayananya. Wajib itu. Terutama menambah tenaga medis profesional,” paparnya saat di konfirmasi tabikpun.com, Jum at (22/12/2017).
Menurutnya, pelayanan merupakan lini terdepan yang harus selalu menonjol dan bermanfaat bagi masyarakat. Terutama IGD dan Poli yang merupakan pintu utama dari rumah sakit.
“Kita sambut baik jika RS tahun ini fokus ke SDM dan menerapkan kompetensi terhadap pegawainya. Memang tenaga medis itu perlu yang cekatan dan peka. Karena membantu orang yang sakit. Pelayanan intinya,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, puluhan pasien RSUD A Yani kecewa lantaran harus menunggu berjam-jam dokter spesialis paru tidak kunjung datang. Salah satu keluarga pasien asal Metro Kibang yang enggan disebutkan namanya mengaku, telah mengantre sejak pukul 07.00 WIB, namun hingga pukul 10.30 WIB, dokter spesialis yang ditunggu tidak kunjung datang.
“Nah, pas jam 11.15 WIB, bukan dokter spesialis paru yang muncul. Tapi malah dokter umum yang datang ke ruangan untuk memeriksa pasien. Kenapa dokter umum dan kenapa baru jam 11.00 WIB ditangani,” keluhnya via telepon, Rabu (20/12/2017).
Dirinya menyesalkan dengan status RSUD Ahmad Yani yang terakreditasi tipe B dan pengelolaan managemen Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Namun tidak selaras dengan pelayanan yang diberikan. (Ap)