Derita Tumor Ganas, Siti Juariah Butuh Uluran Tangan Dermawan

Siti Juariah telah menderita tumor ganas di hidungnya selama tiga tahun. Dan kini membutuhan biaya agar dapat dioperasi di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta. (Adi Pratama)

Lampung Utara – Siti Juariah (44) warga Desa Margorejo Dusun Karya Tani Kecamatan Kotabumi Utara Lampung Utara (Lampura) warga miskin penderita penyakit tumor ganas butuh uluran tangan dermawan.

Tumor ganas yang menyerang dirinya diperkirakan sudah berjalan selama 3 tahun dan membuat wajah tepatnya di bagian hidung Siti membengkak. Karena keterbatasan biaya untuk berobat Siti Juariyah yang merupakan buruh tani ini belum mendapatkan apa yang menjadi haknya sebagai warga yakni kesehatan.

“Awalnya bengkak sedikit terus saya biarkan saja sambil terus bekerja saja,“ ujar buruh tani tebang tebu ini, saat ditemui di kediamanya, Sabtu (3/2/2018).

Siti menuturkan bahwa beberapa hari yang lalu dirinya pernah memeriksakan penyakitnya ke Rumah Sakit Handayani Kotabumi. Setelah diperiksa di rumah sakit dirinya sarankan untuk berobat ke rumah sakit Bandar Lampung.

“Pulang dari rumah sakit kotabumi, saya berobat di rumah sakit Urip Sumoharjo Bandar Lampung dan saya di vonis dokter menderita tumor ganas. Saya disarankan ke rumah sakit Cipto untuk segera di operasi,” terang ibu dua anak ini.

Siti mengaku, dirinya sering merasakan sakit di bagian kepalanya yang diduga dampak dari pembengkakan diwajahnya. “Yang saya rasakan sakit kepala, dan pernah keluar darah dari hidung saya selam 5 hari,” katanya.

Sementara itu, Tukino (50) suami Siti Juariyah, mengatakan bahwa dirinya beserta keluarga hanya bisa pasrah dan menunggu uluran tangan para dermawan untuk membantu biaya operasi istrinya ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo Jakarta.

“Penghasilan kami ini nggak menentu, kadang-kadang Rp 50.000 sehari itu kalau ada yang ngajak kerja,” tutur Tukino.

Kesempatan yang sama, Andi Sabaq Kepala Desa Margorejo membenarkan jika salah satu warganya menderita penyakit tumor ganas. Untuk membantu warganya, pihaknya meminta bantuan atau uluran tangan para dermawan untuk memberikan sedikit rezekinya guna meringankan beban warganya.

“Alhamdulillah sampai saat ini sudah Rp900.000 penggalangan dana yang masuk ke rekening Desa,“ jelas Andi. (Adi)

Redaksi TabikPun :