www.tabikpun.com, METRO LAMPUNG – Sedikitnya 5 hektar lahan sawah di kota metro Diserang Hama Wereng. Akibatnya tanaman padi para petani gagal panen (poso) dan merugi hingga ratusan juta rupiah.
Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Kehutanan (DPPK) Kota Metro Ir. Yeri Ehwan M.T menerangkan, hampir seluruh lahan pertanian di kecamatan yang ada di Kota Metro diserang hama wereng. Jika diasumsikan per-Ha nya mampu menghasilkan 6 ton Gabah Kering Giling (GKG) dengan harga Rp4 ribu/kg.
“Seluas 5 hektar lahan pertaniannya dinyatakan kurang maksimal atau gagal panen. Maka 5 Ha serangan wereng petani Kota Metro merugi 30 ton GKG dengan nilai Rp120 juta,” tegasnya.
Namun demikian, sambung Yeri, golongan serangan wereng ini ada 3 klasifikasi. Yakni serangan berat, sedang, dan ringan yang totalnya telah mencapai 50 Ha lahan pertanian padi. Disinggung mengenai serangan Berat hama wereng, ia menyatakan, telah diperkirakan sekitar 10 Ha.
“Serangan beratnya tersebar di Metro Selatan, Timur dan Mulyosari Metro Barat juga Purwoasri dan Banjarsari Metro Utara tergolong serangan sedang. Kami telah menggandeng TNI, sebab ini kegiatan terpadu yang rutin. Bahkan kami telah mendatangkan ahlinya dari provinsi yakni dari Balai Proteksi tanaman pangan juga tenaga ahli melalui Lab Proteksi Trimurjo serta pembahasan dengan tim Unila kaitannya mahasiswa yang memiliki tugas pendampingan,” bebernya.
Yang jelas, sambung Yeri, Pemerintah Kota Metro telah mengerahkan seluruh PPL sebanyak 27 orang juga pamong terutama lurah dan camat maupun ketua RT RW guna mengatasi wereng ini. “Bantuan obat dan pengendalian secara masal gratis kami lakukan,” pungkasnya. (ga)