Ditolak 4 RS di Metro, Nyawa Yohanes tak Tertolong

Suasana duka menyelimuti di kediaman Alm Yohanes Erlangga (27) di Jl Banteng Hadimulyo Timur, Rabu ( 28/07). Foto: Dok. Tabikpun.com

METRO- Lantaran tak mendapatkan perawatan di rumah sakit, nyawa Yohanes Erlangga (27), menghembuskan napas terakhir sekira pukul 16.00 WIB, Rabu ( 28/07). Warga RT 39 RW 15, Jl Banteng Hadimulyo Timur ini meninggal dunia di rumahnya, meski sebelumnya dibawa ke 4 Rumah sakit di Metro, namun mendapatkan penolakan dengan alasan kamar penuh dan stok oksigen kosong.

Paman almarhum, Ponijan menuturkan, awalnya kemenakannya Yohanes dibawa ke RSU Ahmad Yani guna menjalani perawatan, namun miris, bukan perawatan yang didapat justru mendapatkan penolakan dengan alasan rumah sakit, tempat tidur penuh serta oksigen kosong. Bahkan pihak rumah sakit menyampaikan kepada keluarga almarhum jika mau dirawat agar membawa tempat tidur sendiri dari rumah. Mendengarkan jawaban tersebut, keluarga pasien mencoba merujuknya ke rumah Klinik Permata hati. Jawaban pun sama, bahwa ruangan pada penuh dan stok oksigen juga mengalami kekosongan.

Tak berhenti disitu saja, keluarga kembali membawa sang Almarhum ke RS Azisah dengan harapan dapat dirawat. Namun nasib serupa yang didapat dengan alasan yang sama tak ada ruangan dan oksigen.

Selanjutnya pihak keluarga tak meyerah mela njutkan membawa Yohanes ke RS Mardiwaluyo Metro. Lagi- lagi jawaban pihak RS sama bahwa oksigen dan ruangan tidak ada.

Ponijan menyayangkan kepada pihak rumah sakit dan pemerintah atas kejadian itu. Pasalnya, RS seolah melempar bola, sementara kondisi kemenakannya membutuhkan perawatan intensif di RS.

” Pemkot metro semestinya memperhatikan stok oksigen dan mencari solusi penambahan kamar meski bukan pasien Covid, kalau sudah meninggal gak ada guna lagi pak”, harapnya.

Ponijan juga Meminta kepada pemkot agar lebih peduli dan menjadi skala prioritas bagi warga metro, agar kejadian malang seperti ini tidak terulang lagi, serta tidak menimpa pasien lainnya.

Dari pengakuan keluarga, diketahui Alm Yohanes dugaan sementara memiliki riwayat penyakit paru hingga memerlukan penanganan rawat inap di RS. Namun Tuhan berkehendak lain, Yohanes akhirnya meninggal dunia di rumahnya lantaran tidak mendapatkan perawatan meski keluarga sudah membawanya ke 4 rumah sakit yang ada di Bumi Sai Wawai.

Berita ini masih memerlukan verifikasi kepada RS dan Pemkot guna memberikan keterangan lebih lanjut.
( Red)

Fahmi: RSU Tidak Boleh Tolak Pasien

Redaksi TabikPun :