Duapertiga Kekuatan Diterjunkan, Kapolres Tanggamus Targetkan Natal dan Tahun Baru Aman Kondusif

Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si menyematkan pita kepada para petugas tanda dimulainya operasi Lilin Krakatau 2017. (Nanang)

Tanggamus – Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, S.Ik. M.Si menyematkan pita tanda dimulainya operasi kepada perwakilan TNI, Polri dan Sat Pol PP dalam apel gelar pasukan Operasi Lilin Krakatau 2017 Polres Tanggamus di lapangan Pemkab Tanggamus, Kamis (21/12/17).

Gelar pasukan diikuti pleton pasukan TNI Kodim 0424/Tanggamus, Satpol PP, Dishub, Dinas Kesehatan, BPBD, Basarnas, FKPPI, Senkom, dan RAPI. Turut digelarkan kendaraan pendukung pelaksanaan operasi dan dihadiri Wakil Bupati Tanggamus, Forkopimda dan OPD Tanggamus.

Dalam amanatnya Kapolres Tanggamus mengatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan sebagai pengecekan akhir terhadap kesiapan seluruh personil pengamanan berikut kelengkapan sarana dan prasarana pendukung serta keterpaduan unsur lintas sektoral dalam pengamanan guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Gelar pasukan operasi lilin 2017 dilaksanakan dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan tahun baru 2018, yang bersamaan dengan libur sekolah merupakan saat yang dinantikan oleh masyarakat di seluruh penjuru dunia dengan penuh kebahagiaan dan sukacita,” kata AKBP Alfis Suhaili membacakan amanat Kapolri Jendral Polisi H. Muhammad Tito Karnavian, P.hD.

Kapolres berharap, dalam pelaksanaannya operasi dapat terselenggara dengan nyaman, aman, dan lancar karena menjadi tugas Polri sebagai aparat keamanan untuk memenuhinya. Beberapa ancaman tantangan, hambatan dan gangguan yang perlu diantisipasi adalah masih adanya potensi serangan teror, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok serta potensi konflik dalam kehidupan masyarakat terkait dengan perayaan natal serta isu aksi sweeping oleh ormas tertentu

”Operasi Lilin 2017 ini, Polri didukung oleh TNI serta stakeholder lainnya dalam hal ini Kementerian Perhubungan, Kemenkes Pertamina dan Jasa Marga telah melaksanakan rapat koordinasi untuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik,” tuturnya.

Sedangkan untuk menjamin ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok Polri bersama dengan Kementan, Kemenperin, Badan POM, KPPU dan Perum Bulog telah melaksanakan langkah-langkah preventif serta secara sinergis guna mencegah terjadinya permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan bahan pokok, upaya tersebut akan terus dilaksanakan sepanjang pelaksanaan operasi lilin 2017 berlangsung.

”Operasi lilin 2017 akan dilaksanakan terhitung mulai 23 Desember 2017 sampai dengan 1 Januari 2018 serentak diseluruh Indonesia. Dengan mengedepankan kegiatan preventif didukung kegiatan intelijen dan penegakan hukum melibatkan 170.304 personil yang terdiri dari 90.057 personil Polri 20.070 personil TNI dan 60.177 personil dari instansj terkait beserta komponen masyarakat lainnya,” urainya.

Gabungan personil ini hendaknya dapat menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat sepanjang libur Natal dan Tahun Baru. Khususnya di tempat-tempat ibadah jalan-jalan perlintasan armus di arus mudik dan arus balik objek wisata pusat perbelanjaan.

”Serta fasilitas transportasi yang akan digunakan seperti terminal bus, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara di seluruh tempat-tempat tersebut telah dibangun 1.609 pos pengamanan dan 643 pos pelayanan yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia dan tolak ukur keberhasilan operasi lilin 2017 ini ditandai dengan terwujudnya Kamseltibcarlantas menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok serta tertanggulangi nya dampak bencana alam,” paparnya.

Kapolri menekankan, lanjut Kapolres, seluruh personil yang bertugas harus petakkan seluruh potensi kerawanan di masing-masing wilayah dan tentukan cara bertindak yang tepat melalui penyusunan rencana operasi yang matang tingkatkan kewaspadaan dalam mencegah aksi teror dan kejahatan konvensional yang meresahkan di pusat keramaian, tempat ibadah, pemukiman dan tempat-tempat lainnya. Melakukan pendekatan dengan elemen masyarakat guna mencegah terjadinya aksi sweeping oleh ormas-ormas tertentu bila tetap terjadi akan dilakukan tindakan tegas yang profesional. Optimalkan pengeluaran anggota di tengah masyarakat. Melakukan terobosan kreatif melalui rekayasa lalu lintas guna mengurangi dan mengurangi kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.

“Maksimalkan peran Satgas pangan di masing-masing daerah guna mewujudkan stabilitas harga pangan dengan menggandeng instansi terkait perkuat, Sinergi polisional dengan seluruh stakeholder untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.

Pada Operasi Lilin Krakatau 2017 kali ini, Polres Tanggamus terlibat dalam surat perintah sebanyak 95 personil tetapi dalam pelaksanaannya 2/3 kekuatan atau sekitar 400 personil Polres Tanggamus ditambah stakeholder lain yang berada di Kabupaten Tanggamus dan Pringsewu.

“Dalam hal pos pengamanan, Polres Tanggamus telah mendirikan 2 pos pengamanan dan 1 pos pelayanan yang berlokasi di Pekon Terbaya Kota Agung dan Pasar Induk Gisting Kabupaten Tanggamus, sementara pos pelayanan Kabupaten Pringsewu didirikan pos pelayanan di Jalan Jendral Sudirman Telkom Pringsewu,” tukasnya. (Nanang)

Redaksi TabikPun :