Metro – “Enggak Mau”, begitulah kutipan penolakan Alfar (5) sambil menangis ketika hendak dipakaikan Helm oleh Kasat Lantas Polres Metro AKP M. Kasyfi Mahardika dalam operasi Keselamatan Krakatau 2018 yang gelar di jalan AH Nasution tepat di lampu Merah Masjid Taqwa Metro, Senin (5/3/2018).
Dari pantauan tabikpun.com, penolakan untuk menggunakan Helm yang diberikan Kasat Lantas kepada Alfar tersebut sempat menimbulkan gelak tawa aparat Kepolisian dan awak media yang menyaksikannya. Sementara itu AKP M. Kasyfi pun tak jera, meski niat baiknya menyematkan Helm ke Alfar ditolak namun dirinya tetap memberikan helm tersebut kepada orang tuanya, untuk kemudian dapat digunakan Alfar.
Maya (35) Warga 22 Hadimulyo Timur, Metro Pusat yang merupakan ibunda Alfar mengungkapkan, buah hatinya tersebut memang tidak mau memakai helm. Meski demikian, bentuk perhatian dari aparat Kepolisian tetap di apresiasi.
“Ya bagus sih sebenernya, untuk anak-anak kecil biar selamat. Tadi ini kan saya mau pulang dari nganter anak sekolah, terus dicegat disini, karena anak saya enggak pakai helm. Kalau saya sudah lengkap semua. Ya tau kalo anak kecil harus pakai helm, sebenernya ada juga helm di rumah tapi ya kaya gitu, nangis anaknya kalo di pakein helm,” ungkapnya kepada awak media.
Sementara itu, Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik menjelaskan, operasi tersebut guna memperingatkan masyarakat agar menjaga keselamatan dalam berkendara, sebagai bentuk perhatian aparat kepada warganya.
“Tujuan memberikan helm kepada pengendara adalah bukti kepedulian Polri kepada masyarakat khususnya pengendara yang membawa anaknya. Dan kami memberi apresiasi kepada pengendara yang tertip berlalu lintas dengan membagikan focer pulsa kepada pengendara,” ucapnya.
Selain itu, operasi tersebut juga bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas serta menumbuhkan kesadaran tertib berlalulintas di Masyarakat.
“Kita menginginkan penurunan angka kelcelakaan lalul lintas, penurunan angka fatalitas korban lakalantas, tumbuhnya kesadaran untuk tertib berlalulintas dan tumbuh kesadaran untuk tertib hukum khususnya di jalan raya. Dan kalau anaknya tidak mau menggunakan helm, ya dibujuk lah gimana caranya supaya anaknya menggunakan helm. Karena helm sangatlah penting untuk kita saat berkendara, dikarenakan helm melindungi kepala dari benturan apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan,” tandasnya.
Diketahui, Operasi Keselamatan Krakatau di gelar mulai dari 5 Maret hingga 25 Maret serentak di seluruh Indonesia. Operasi tersebut menyasar pada pengendara yang melawan arus lalin, pengendara dibawah umur, serta pengendara yang menggunakan handphone saat mengemudi. (Ap)