Way Kanan- Sungguh miris Gedung baru Dinas Arsip dan Perpustakaan di Kabupaten Way Kanan. Selain kumuh dan berkubang, bangunan bernilai hampir Rp 10 milyar tersebut hingga kini juga belum difungsikan.
Menyikapi hal itu, Sekretaris Dearah Kabupaten Way Kanan, Saipul S.sos, mengatakan, masih belum ada agenda untuk menggunakan gedung baru tersebut lantaran masih menunggu sarana pendukung lainnya.
” Kita masih mau beresin dulu halamannya, dan kendala kita juga airnya karna sumur di depan itu nempel sama teras jadi mau ditutup,” tutur Sekda di ruangan kerjanya, Senin, (31/01/2022).
Saipul mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan memanggil asisten III untuk memantau kesiapan gadung senilai Rp10 Milyar tersebut.
“Untuk gedung itu sudah selesai, tapi untuk mengisi gedung itu kita belum tau, kita masih persiapkan itu,”ungkapnya.
Saipul mengutarakan, pembangunan gedung itu menggunakan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) yang masuk ke dalam APBD Way Kanan.
“Untuk dana yang kita pakai itu Dana DAK, Dana itu hampir menghabiskan Rp 10 milyar, tapi saya gak tau yang terealisasi nya itu berapa,” katanya lagi.
Sementara, Kadis Perpustakaan dan Arsip daerah kabupaten Way Kanan saat dikonfirmasi di kantornya tidak ada di tempat.
Dari pantauan di lapangan, terlihat gedung baru tersebut sangat kumuh dan berkubang, beberapa titik lokasi sekitar gedung terdapat genangan air serta sisa material yang belum dibersihkan. Selain itu juga di beberapa sudut bangunan terlihat drainase siring sudah rusak, padahal baru saja dibangun.
(Dian Pirasta)