www.tabikpun.com, Metro – Peringati Harlah ke-83 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Metro menggelar Dialog Kebangsaan di Aula PC NU Kota Metro, Kamis (27/4). Mengusung tema “Dengan Semangat ke-Indonesiaan Kita Tingkatkan dan Jaga Persatuan serta Kesatuan Bangsa” dialog kebangsaan diharapkan bermanfaat bagi pemuda dan pelajar serta mahasiswa demi Indonesia yang lebih maju.
Perwakilan GP Ansor Metro Ahmad Dedek mengatakan, dialog kebangsaan yang digelar GP Ansor Metro bekerjasama dengan Kesbangpol Metro, Polsek dan Koramil Metro Barat sebagai pemateri.”Saya berharap para peserta dapat serius mengikuti dialog ini, dapat memetik dan menerapkan semua pengetahuan yang disampaikan pemateri, NKRI harga mati!,” tegasnya membuka dialog kebangsaan.
Pemateri pertama disampaikan oleh Kesbangpol Kota Metro yang diwakilkan Kasi Kesbang Erfir Thabrani, S Sos, MIP. Ia menerangkan bahwa salah satu kebijakan Kantor Kesbangpol Kota Metro adalah menciptakan suasana persatuan dan kesatuan bangsa yang harmonis, dimana kebijakan yang diambil dengan melakukan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
”Iman dan akhlak pun menjadi salah satu unsur terwujudnya kuatnya rasa kebangsaan. Dengan iman dan akhlak kita mampu membedakan mana yang benar dan tidak. Jika iman dan akhlak sebagai pondasi sudah kuat, kita tidak akan mudah terpengaruh oleh ajakan yang tidak sesuai dengan empat pilar kebangsaan,” tambah pemateri kedua Kanit Binmas Polsek Metro Barat Aiptu Rozak.
Doni perwakilan dari Koramil Metro Barat menambahkan, Empat Pilar Kebangsaan dalam kehidupan berbangsa yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.Terdapat tiga unsur Wawasan Kebangsaan, yaitu rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan.
”Bangsa Indonesia dibangun oleh pendahulu kita, dilandasi atas rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi untuk mewujudkan cita-cita bersama yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Jika kesadaran masyarakat, pelajar dan mahasiswa akan Wawasan Kebangsaan baik, maka artinya turut serta membatu pemerintah dalam mewujudkan ketertiban, serta meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kesiagaan masyarakat dalam menjaga ketentraman wilayah,” tukasnya. (ga)