Metro – Akibat terjangan air satu-satunya jalan alternatif yang menghubungkan Kelurahan Tejosari Metro Timur, Kota Metro dan Desa Sumberejo, Kecamatan Batanghari Lampung Timur terputus. Hingga melumpuhkan aktivitas lalulintas.
Bambang (43), warga Tejosari yang kali pertama mengetahui longsornya jalan tersebut mengungkapkan, longsoran itu di perkirakan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga kuat akibat luapan air anak Sungai Way Sekampung.
“Sebelum setengah enam saya kesini sudah begini, kemarin saya tengok kesini sudah banjir tapi belum sampai kaya gini. Tadi ini kata tukang sayur jam 4 lewat sini belum, jadi kemungkinan sebelum jam 5 longsor nya jalan ini. Saya disini sudah 18 tahun, tapi baru ini jebol, mungkin karena hujannya yang terlalu deras dan lama,” ucapnya kepada awak media, Senin (26/02/2018).
Ia berharap agar pemerintah dapat segera mengambil tindakan guna melancarkan kembali arus transportasi di jalan tersebut. “Ya harapannya ini cepat diperbaiki, paling tidak diberi jalan sementara supaya anak-anak yang sekolah disini tidak memutar jauh lewat batanghari,” pintanya.
Senada disampaikan Kepala Desa (Kades) Sumberejo Widarti, akibat terputusnya jalan penghubung langsung antara Kelurahan Tejosari dan desa nya arus lalulintas lumpuh total.
“Ya putusnya jalan ini menghambat arus lalu lintas ke daerah saya dan sebaliknya yang menuju metro. Ini kan menghubungkan antara kelurahan Tejosari dan Desa Sumberejo, Kecamatan Batanghari. Ini jalan alternatif terdekat dan satu-satunya menuju Metro dari Desa Sumberejo,” ucapnya.
Dirinya mengaku prihatin atas musibah itu dan berharap pemerintah kedua daerah dapat segera menemukan solusi untuk memperbaiki jalan tersebut. Dan pihaknya akan berkoordinasi bersama warga untuk membangun jembatan sementara.
“Kami prihatin lah, apalagi ini anak-anak sekolah dari sana banyak, dari SD, SMP, SMA itu lewat nya sini. Jadi saya atas nama warga memohon kepada pemerintah Lampung Timur Dan Metro, kita bareng-bareng mencari solusi agar jalan ini cepat dapat di fungsikan lagi karena ini tepat ditengah batas daerah,” tandas Widarti. (Ap)