Kapolres Lampura Turun ke Lokasi Proyek yang Diganggu Preman 

Kapolres Lampung Utara AKBP Kurniawan Ismail bersama anggota mendatangi TKP kejadian pembubaran Proyek di Muara Sungkai, Lampura. (Adi/Yono)

LAMPUNG UTARA – Laporan dugaan gangguan premanisme terhadap pekerja proyek pembangunan jalan Simpang SD wilayah Muara Sungkai, mendapat perhatian serius Kapolres Lampung Utara (Lampura) AKBP Kurniawan Ismail.

Mengendarai motor trail, Kapolres bersama anggotanya turun ke lokasi proyek senilai Rp 987 juta bersumber dari APBD 2021, yang sudah berjalan sekitar 30 persen, Sabtu (20/11/2021). Kedatangan Kapolres guna mengecek langsung kondisi di lapangan dan segera memproses laporan para pekerja.

Kapolres mengatakan, pembangunan jalan tersebut tetap akan berlanjut. Pihak kepolisian akan mengawal jalanya pekerjaan tersebut.

“Terlapor akan segera diproses secepatnya,” tegasnya.

Hal ini dilakukan sesuai intruksi Kapolri untuk menindak segala sesuatu premanisme dengan mengancam korbannya, menyebabkan gangguan kenyamanan dan kondusifitas Kamtibmas di wilayah tersebut.

Diketahui, peristiwa pengancaman terhadap pekerja proyek pembangunan Jalan Muara Sungkai, penghubung Kabupaten Lampura dan Way Kanan tersebut, terjadi malam Selasa, 16 November.

Berawal dari salah satu oknum Anggota DPRD Lampura berinisil JB menegur para pekerja saat melintas di lokasi. Berselang 2 jam ada sekelompok preman menggunakan senjata tajam,  mengacam para pekerja agar tidak melanjutkan pekerjaan. (Adi/Yono)

Redaksi TabikPun :