Loekman : Jangan Sampai Mubazir, Ajukan Anggaran Berdasarkan Skala Prioritas

Pemkab dan DPRD Lamteng sepakat aspirasi masyarakat menjadi skala prioritas program kedepan. (Mozes)

Lampung Tengah – Pelaksanan tugas (plt) Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Loekman Djoyosoemarto mengingatkan agar seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam pengajuan anggaran harus disesuaikan dengan program prioritas. Hal ini diungkapkannya saat membuka Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lampung Tengah dalam Rangka Penyusunan RKPD, di Nuwo Balak, Kamis (15/3/2018).

”Jangan sampai rancangan anggaran yang ada jadi mubazir dan tidak tepat sasaran.  Semua anggaran harus terserap dengan baik dan sesuai dengan alokasinya. Peningkatan kualitas pembangunan menjadi prioritas utama yang didorong dalam penyusunan program pembangunan tahun 2019,” paparnya.

Selain itu, lanjut dia, program tahun depan juga harus tepat dalam melakukan pembangunan dan penggunaan anggaran. ”Kita ingin program-program yang baik berjalan dengan semestinya,” imbuhnya.

Loekman menjelaskan, dalam program jangan sampai mementingkan golongan atau kedekatan dengan pimpinan. Namun skala prioritas yang di inginkan masyarakat luas.

”Kita tidak inginkan perencanaan bersifat dadakan, semuanya harus dengan perencanaan yang matang. Kita juga meminta pada para wakil rakyat agar bermitra secara positif bersama-sama mengakomodir ke pentingan rakyat. Saya tidak menginginkan ini terpetak-petak,” tegasnya.

Sementara Kepala Bapeda Dulhak menjelaskan, dalam perencanaan Musrenbang 2019 diutamakan Infraktruktur, pendidikan, kesehatan, dan program lainya. Dengan sasaran pencapaian program prioritas pembangunan, pengurangan kesenjangan antar wilayah melalui penguatan infraktruktur.

”Juga pembangunan manusia melalui peningkatan pelayanan dasar. Pemantapan ketahananan pangan, melalui pertanian, industri, koperasi UMKM, dan perdagangan. Pemantapan keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat, peningkatan tatakelola pemerintahan dan Peningkatan SDM,” bebernya.

Ia menambahkan, tahun lalu banyak program dari camat yang tak terealisasi, padahal itu ajuan dari bawah. Kali ini Pemkab Lamteng lebih mengutamakan mendengarkan aspirasi dari bawah.

”Aspirasi pemerintah daerah juga akan ditampung dan dikaji bersama. Sehingga mana yang prioritas dan tidak bisa kita ketahui. Tetapi perencanaan dan program yang hebat akan sia-sia jika tidak diiringi Sumbar Daya Manusia yang baik,” tukasnya.

Sementara perwakilan Gubernur Lampung yang di wakili Asisten II Topik Hidayat menerangkan, pembangunan Provinsi Lampung saat ini tengah mengalami progres yang sangat singnifikan untuk kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah. Adapun kabupaten dan provinsi bisa sinergi dalam perencanan sehingga apa yang diharapkan pemerintah bisa tercapai.

”Seperti pembanguan infraktruktur, pertanian, kita selalu melihat skala prioritas. Seperti di Lampung Tengah pembangunan jalan provinsi sangat baik sekali dan dampaknya pada kabupaten dan ekonomi akan lebih baik bebernya. Pemerintah provinsi berharap Rancangan Musrenbang tahun 2019 lebih baik dan singkron dengan provinsi,” pintanya.

Sementara Ketua DPRD Lampung Tengah Ahmad Junaidi menegaskan siap bersinergi dengan Pemkab Lamteng untuk dapat mengakomodir aspirasi masyarakat. ”Sebagai wakil rakyat kita wajib meneruskan aspirasi rakyat yang nantinya akan dikaji oleh pemerintah daerah,” tutupnya. (Mozes)

Redaksi TabikPun :