LAMPUNG UTARA – Kunjungan Paduka yang mulia Saibatin Puniakan Dalom Beliau (SPDB) Pangeran Edward Syah Pernong, Sultan Sekala Brak Yang Dipertuan XXIII, menggelar silaturahmi bersama keluarga besarnya Skala Brak Lampung Utara (Lampura) di Aula Hotel Graha, Abung Selatan, Senin (5/10/2020).
Raja Skala Brak mengajak keluarga besarnya yang ada di Kabupaten Lampura untuk terus berperan aktif bersama-sama membangun sinergitas dalam memerangi penyebaran Covid-19 dengan mentaati peraturan yang telah ditetapkan pemerintah.
Tampak hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan tokoh adat di Kabupaten Lampura Irham Rozali gelar Sutan Raja Dibukit, Musa Anwar, Santori gelar Raja Dimuda, Hendrick Ketua PSMTI Lampura.
Dalam silahturahmi Edward Syah Pernong meminta agar semua elemen masyarakat dapat merawat, keberagaman kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dengan meneruskan perjuangan pejuang untuk merangkul satu dengan lainnya.
“Kita harus punya nilai kesetiaan, dengan cara istiqomah menuju kemuliaan. Kita harus merekatkan satu sama lainnya melalui adat istiadat,” katanya.
Ditambahkan Raja Skala Brak sejak awal kerajaan sudah membantu perjuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Adat istiadat merupakan modal untuk merawat kerukunan, kesatuan.
Mantan Kapolda Lampung Edwrd Syah Pernong, Sutan Skala Beghak, yang dipertuan ke 23, mengingat kan, kondisi saat ini sedang pandemi covid-19, yang mewabah di seluruh dunia. Pemerintah telah mengambil langkah melalui Satgas.
Tiga bulan pertama lockdown, kemudian dilakukan penyesuaian tatanan kehidupan baru. Taati apa yang menjadi protokol kesehatan, dan tiga M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
“Selain itu dilakukan test rapid, swab,” ujarnya.
Kesempatan yang sama, Kerukunan Keluarga Skala Begrak Lampura, Syaiful Nawas mengungkapkan, ia merasa bangga dan menyampaikan terima kasih kepada Pun Edwardsyah Pernong yang sudah bersilaturahmi dengan keluarga besarnya di Kotabumi, Lampura.
“Kegiatan hari ini mendukung perjuangan Pun selama ini. Kekeluargaan untuk mendukung perjuangan dengan tutur bagus dan angken juga bagus,” kata Syaiful Nawas.(Adi/Yono)