TABIKPUN, GUNUNGSUGIH- Sejumlah Pedagang Pasar Bandar Jaya Plaza meragukan kemampuan pihak pengembang untuk merubah pasar tradisional ini menjadi pasar modern.
Ariyadi, AS. (40) salah satu pedagang misalnya, dirinya meragukan kemampuan pihak PT. Pandu Jaya Buana selaku pengembang untuk membangun pasar tersebut, pasalnya sampai saat ini belum ada tanda tanda pelaksanaan untuk pembangunannya.
“Yang jelas sampai saat ini belum ada gerakan untuk pelaksanaan pembangunan pasar ini mas. Sudah satu bulan terhitung dari serah terima dan MoU yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah (Pemkab Lamteng) dan pihak dari PT. Pandu Jaya Buana. Jadi saya kira wajar sajalah para pedagang menegur dan mengingatkan. Ini bukan kita mau menghujat mereka,”ujarnya.
Dia menambahkan, serah terima dan MoU yang dilakukan Pemkab Lamteng dengan pihak dari PT. Pandu Jaya Buana juga tidak disosialisasikan terlebih dahulu kepada para pedagang yang ada dipasar tersebut.
“Jadi sebagian besar pedagang yang ada dipasar ini tidak mengetahui serah terima dan MoU nya. Hanya disaksikan dan disetujui pedagang beberapa orang saja, tidak menyeluruh. Kalau harapan para pedagang didalam pembangunan pasar ini, semua bisa tertata dan berjalan dengan baik sesuai rencana, dan keinginan dari para pedagang,”harapnya.
PEDAGANG HARAPKAN PERBAIKAN SEJUMLAH FASILITAS YANG RUSAK
Hal serupa dikatakan Asti Novianti (30), pedagang pakaian dipasar Bandar Jaya Plaza ini mengaku, ia meragukan kemampuan pihak PT. Pandu Jaya Buana untuk membangun pasar ini menjadi pasar modern, dikarenakan pihak dari PT. Tersebut hingga kini juga belum memperbaiki Dranaise yang macet, kemudian penanggulangan apabila terjadinya mati lampu, dan perbaikan atap-atap pasar itu yang bocor dibeberapa tempat.
“Gimana mau merubah pasar tradisional ini menjadi pasar modern, sementara pihak dari PT. saja tidak mau memperbaiki kendala-kendala yang ada di pasar ini. Maunya kami (para pedagang-red), sebelum pembangunan pasar ini berjalan, seharusnya pihak dari PT. ini memperbaiki terlebih dahulu kendala-kendala yang ada di pasar ini,”keluhnya. ( Mozes)