Metro – Terkait perkembangan atas di ditemukannya mobil dinas yang berisi alat hisap sabu (Bong), jajaran polres Metro masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, hal tersebut dilakukan menyusul adanya dugaan keterlibatan anggota Polri dalam penemuan tersebut.
Waka Polres Metro Kompol. M. Reza C.A.S saat di konfirmasi awak media di ruang kerjanya membenarkan dan menyampaikan hingga kini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penemuan Randis dan alat hisap beserta sisa sabu didalam mobil tersebut.
“Kami masih melakukan penyelidikan mengenai kepemilikannya Randis itu. Terkait adanya dugaan keterlibatan salah satu anggota di Polres Metro, kami juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” terangnya saat di konfirmasi awak media, Senin (9/10).
Sementara itu, Kapolsek Metro Pusat AKP Suhardo kembali mengkonfirmasi atas pernyataannya ketika diwawancarai awak media di halaman Pemkot Metro tentang ketidaksiapannya memberikan keterangan kepada awak media prihal penemuan tersebut, Senin pagi (9/10).
“BB nya nanti siang ini kita serahin ke sat narkoba polres biar kita gak nekel lagi, karena menyangkut masalah yang pemilik kendaraan itu yang makai anaknya, dan alasannya mobilnya rusak di situ,” ucapnya saat menghubungi Reporter Tabikpun.com melalui sambungan telpon, Senin siang (9/10).
Dirinya juga menyampaikan alasan pengendara meninggalkan mobil tersebut lantaran lantaran Randis yang diketahui milik salah seorang pejabat pemkab Lampung Timur tersebut dalam keadaan rusak.
“Alasannya, ya intinya rusak terus di taro disitu, besoknya mau di panggil orang bengkel kata dia. Dia makai mobil dinas itulah yang punya bapaknya. Dia itu kan anggota Sabhara, biar polres aja sama provos yang meriksa,” tandasnya. (Ap)