Metro – DN (8) siswa kelas II SD 12 Metro Pusat tewas tenggelam di saluran irigasi (pinglet) tepatnya di belakang Masjid Al Jihad Kelurahan Hadimulyo Barat Metro Pusat, Kamis (26/4/2018).
Mandarisma orang tua korban tentu tidak menyangka, hari ini menjadi kali terakhir ia bertemu dengan buah hatinya. Anaknya yang izin dengan ceria untuk bermain bersama kakak dan temanya ternyata kembali ke rumah sudah tak bernyawa.
Mandarisma sendiri yang mengantarkan kedua anaknya untuk bermain di 15 B Barat Kelurahan Hadimulyo Barat Metro Pusat untuk pergi bermain. Kemudian ia pun kembali ke rumah setelah mengantarkan keduanya.
”Abis nganter orang tua korban pulang. Nah, yang saya dengar korban ini bersama kakak dan temanya berenang di Pinglet,” ujar Bambang warga sekitar yang berada di lokasi kejadian, Kamis (26/4/2018).
Setelah itu, lanjut Bambang, dari tiga orang bocah tersebut hanya korban dan kakaknya yang berenang di pinglet. Sedangkan temanya tidak jadi berenang karena ketakutan melihat korban dan kakaknya tenggelam.
”Jadi kebetulan ada warga yang melihat anak-anak itu tenggelam dan langsung menolong. Tetapi yang berhasil diselamatkan hanya kakak korban saja. Sedangkan korban sudah tidak terlihat, mungkin terbawa arus pinglet itu,” tukasnya.
Diketahui, korban tenggelam sekitar pukul 10.00 WIB dan korban berhasil ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah korban pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Ahmad Yani (RSUDAY).
Pantauan di lapangan, pencarian dan evakuasi korban dilakukan oleh Bhabinkamtibmas dan FKPPI Metro Pusat dibantu warga sekitar. Saat ini jenazah korban pun telah dibawa dari RSUDAY ke rumah duka. (Ga)