www.tabikpun.com, Metro – Musyawarah Luar Biasa (Musdalub) DPC SPSI tak berlangsung mulus. Akibat beberapa poin tidak sesuai ketentuan, Musdalub yang digelar di Gedung Pramuka, Minggu (4/9) berakhir ricuh.
Alhasil, pelaksanaan Musdalub DPC SPSI Kota Metro ditunda untuk diambil alih oleh pihak DPD SPSI Provinsi Lampung. Sekretaris DPD SPSI Provinsi Lampung Himi Jamhuri membenarkan hal tersebut.
Ia menerangkan, bahwa acara Musdalub DPC SPSI Kota Metro tidak kondusif. Sehingga kegiatan tersebut harus ditunda dan diambil alih oleh pengurus DPD SPSI Provinsi Lampung sampai waktu yang tidak ditentukan.
“Seharusnya yang boleh menjadi peserta Musdalub ini adalah yang memiliki SK dan masih bekerja di wilayah Kota Metro,” tegasnya.
Mengantisipasi chaos antar peserta Musdalub yang terdiri dari kubu lama dan baru, Polres Metro menerjunkan 233 personil.” Kami juga dibantu 11 anggota TNI,” jelas Kabag Ops Polres Metro Kompol Hasbi.
Pantauan dilokasi pelaksanaan Musdalub DPC SPSI telah ramai sejak awal. Perwakilan mandor juga tidak diperkenankan memasuki acara Musdaluub. Persoalan yang membuat ricuh diduga karena adanya kepengurusan ganda. Dimana adanya perwakilan mandor bongkar yang mencapai 30 perwakilan. Padahal dari kepengurusan sebelumnya hanya ada 13 perwakilan.(ga)