Rumah Ambruk Diguyur Hujan, Supiah Menumpang di Rumah Tetangga

Staf kelurahan meninjau lokasi rumah Supiah yang ambruk. (Adi Pratama)

Lampung Utara – Memprihatinkan, diusia yang telah memasuki usia 84 tahun Supiah masih harus menjalani cobaan karena kehilangan rumah yang didiaminya bersama anak semata wayangnya.

Rumahnya ambruk, diguyur hujan deras disertai angin kencang sebulan lalu. Akibatnya, Supiah warga Jalan Abrati RT 04 RW 02 Kelurahan Kotabumi Pasar Kecamatan Kotabumi terpaksa menumpang tinggal di rumah tetangga bersama anaknya yang mengidap gangguan kejiwaan.

”Saya mencari nafkah menjual gorengan di SD. Penghasilan tidak menentu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Apalagi untuk benerin rumah mas. Tapi ini musibah, saya hanya bisa pasrah,” keluhnya sambil menyeka air mata, Selasa (31/10/2017).

Sementara Wardana RT setempat mengaku telah melaporkan musibah tersebut kepada  pihak terkait. Namun hingga sebulan pasca musibah itu terjadi tak kunjung mendapat tanggapan.

”Iya mas kejadian ini sudah hampir sebulan ini. Tetapi belum ada tanggapan dari pemerintah. Saya berharap pemerintah dapat cepat tanggap merespon kejadian ini. Kerana kondisi mbah Supiah sebelum musibah ini saja sudah sulit. Malah sekarang mendapat cobaan seperti ini lagi,” tutupnya. (Adi)

Redaksi TabikPun :