Study Banding ke Yogyakarta, 128 Kakam di Way Kanan Pelajari Bumdes Dongkrak PAD

128 Kepala Kampung Tengah mengikuti bimbingan teknis kewenangan dan arah kebijakan serta Study Banding Bumdes untuk Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tingkat kan kemampuan masyarakat di kampung daerah masing-masing di Yogyakarta. (Dian Pirasta)

Way Kanan – Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI)  Kabupaten Way Kanan memberikan fasilitas bimbingan teknis kewenangan dan arah kebijakan serta Study Banding Bumdes untuk Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan tingkat kan kemampuan masyarakat di kampung daerah masing-masing. Kegiatan yang berlangsung di Yogyakarta itu telah dibuka 26-29 Juli 2018, dan akan diteruskan Study Banding ke desa yang memiliki Bumdes yang sudah dapat dicontoh dan di terapkan nantinya.

Bimtek Kepala Kampung Way Kanan dihadiri Fikri Wardhana Ohorella, S.STP, dari Analis Kebijakan Pemerintah desa pada Subdit Fasilitasi Penataan Kewenangan Desa. Dan Drs. I Ketut Sukadana, M.Si., Kasi perangkat Desa dan Layanan Administrasi sebagai pemateri.

Ketua APDESI Way Kanan Hepan Suwita, mengatakan, Bimtek ini diikuti 128 kepala kampung. Kegiatan itu bisa memberikan pengetahuan lebih untuk seluruh peserta agar lebih baik dalam menjalankan tugas dan fungsinya mengambil kewenangan dan arah kebijakan dalam percepatan pembangunan desanya.

”Ini merupakan hari ke 2 pada Bimtek lanjutan kewenangan dan arah kebijakan Kepala kampung dan penyusunan peraturan berdasarkan permendagri 111 tahun 2014.

Kegiatan ini juga sekaligus kunjungan ke Desa Ponggoh Poloh Harjo dan Desa Bleberan Gunung Kidul untuk melihat Bumdes yang dikelola untuk tingkat Pendapatan Daerah dan Masyarakat Kampung,” papar Hepan, Kamis (27/7/2018).

Ia menambahkan, diharapkan para Kepala Kampung setelah mengikuti kegiatan bisa memahami tentang penyusunan produk hukum kampung dan bertambah pengetahuan lebih usai study banding ke Desa Ponggoh dan Bleberan agar bisa diterapkan di kampungnya dan mampu berdayakan usaha bagi masyarakat setempat.

“Harapannya semoga kepala kampung di Way Kanan yang mengikuti bimtek mampu lebih baik lagi dalam menjalankan roda pemerintahan berdasarkan kewenangan yang amanahkan UU desa,” ujarnya.

Saat di konfirmasi Abdullah Candra Kepala Kampung Bumi Baru,Blambangan Umpu yang juga Sebagai Peserta Bimtek Menambahkan. ” Bimtek dan study Banding dapat terus di laksanakan oleh Apdesi agar lebih memahami kebijakan kepala kampung serta kami sebagai kepala kampung dapat menjalankan usaha milik desa yang dapat di kelola masyarakat dan dapat meningkat pendapatan ekonomi,” imbaunya.

Tidak hanya bimtek, para peserta juga berkunjung langsung yaitu ke desa Ponggoh Poloh Harjo dan Desa Bleberan Gunung Kidul. Dimana Bumdes desa tersebut dapat dicontoh dan dilaksanakan oleh kampung.

”Karena setelah saya melihat langsung Bumdes nya sangat baik dan dapat meningkatkan pendapatan desa dan dapat membantu memberikan lapangan kerja bagi warga kami,” jelas Candra.

Candra juga berharap untuk kepala kampung yang tidak ikut bimtek dan study banding karena berhalangan kali ini semoga apdesi dapat terus melaksanakan kegiatan bermanfaat dan berharap kepala kampung yang berhalangan ikut kedepan dapat mengikuti kegiatan bimtek selanjutnya. (Dian)

Redaksi TabikPun :