Way Kanan – Wakil Gubernur Lampung Bakhtiar Basri, S.H., M.M., mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Way Kanan untuk menjaga netralitas pada pemilihan gubernur dan kepala daerah. Hal itu diucapkan Wagub saat mengunjungi Bumi Ramik Ragom, Senin (22/1/2018).
“Setiap ASN wajib netral, jangan ada ASN yang naik panggung, ataupun jadi tim sukses salah satu bakal calon,” tegasnya dalam pidatonya di Gedung Serba Guna Kabupaten Way Kanan, Senin (22/01).
Dalam kunjungan tersebut juga Wakil Gubernur Lampung juga memberikan bantuan Gerakan Membangun Desa (Gerbang Desa) senilai total Rp 4,78 milyar dan bantuan di sektor lainya. Tak sedikit yang mengaitkan kedatanganya dengan politik, namun hal itu langsung dibantah saat diwawancarai awak media.
”Kedatangan saya ke Way Kanan adalah salah satu tugas keempat memantau dan mengevaluasi pemerintahan kabupaten/kota. Jangan dikira wakil gubernur itu nggak ada tugas. Dan kedatangan saya ke Way Kanan bukan hanya kali ini saja, beberapa waktu lalu saya mendatangi sejumlah objek wisata yang ada di Way Kanan dengan menggunakan motor, hanya secara formalnya yang baru saya lakukan hari ini,” tambahnya.
Sementara Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya, S.H., M.M., dalam sambutanya memberi gambaran umum Way Kanan yang hampir menginjak usia 19 tahun fokus pada pembangunan infrastruktur jalan kabupaten dengan progran tuntas ruas.
“Way Kanan diusia yang menginjak 19 tahun, terus membangun di bidang infrstruktur jalan kabupaten dan tetap mengupayakan perbaikan jalan provinsi serta jalan antar dusun melalui program dana desa,” ucap Adipati.
Kemudian, lanjut dia, mendorong pembangunan dan pemeliharaan irigasi dalam rangka menunjang ketahanan pangan. Sedangkan di bidang pembangunan sumberdaya manusia diarahkan untuk mewujudkan pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan terjangkau, dengan melakukan penyelenggaraan paket A dan Paket B yang merupakan usaha untuk meningkatkan IPM, dan melaksanakan akreditasi bagi puskesmas dan rumah sakit.
”Di bidang ekonomi dilakukan upaya revitalisasi pertanian dan pengembangan koperasi dan UMKM, yang diarahkan pada pengembangan komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomis tinggi untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat. Untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban, serta lingkungan hidup dengan pemberdayaan linmas, dan patroli bersama satpol PP, TNI, dan Polri. Dalam rangka meningkatkan efektifitas hasil hasil pembangunan, maka sinergitas program pembangunan perlu dilakukan, baik di sektor fisik kewilayahan, sektor ekonomi, sektor pengambangan SDM, dan Tata kelola pemerintahan serta lingkungan,” tukasnya. (Dian)