Waspada Corona, Pemkab Lamteng Liburkan Sekolah

Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto melakukan penyemprotan defektisida di Masjid Istiqlal Bandar Jaya. (Mozes)

LAMPUNG TENGAH – Pemkab Lampung Tengah (Lamteng) meliburkan sekolah di wilayah setempat selama 14 hari. Ketetapan tersebut berdasarkan petunjuk pemerintah pusat.

“Mulai besok sekolah diliburkan selama 14 hari. Surat sudah saya teken dan perintahkan Kadis Pendidikan untuk memberikan pengumuman di sekolah,” papar Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto, Senin (16/3/2020).

Ia menerangkan, diliburkannya aktivitas sekolah karena adanya himbauan terkait penyebaran Covid 19 atau virus corona yang setiap hari semakin meningkat. Karenanya pemerintah harus mengambil langkah untuk memutus mata rantai.

“Walau di Lampung Tengah belum ada, kita upayakan pencegahan. Untuk para orang tua, liburan ini lebih baik tetap di ruma, jangan pergi berwisata dulu,” imbaunya.

Selain edaran libur sekolah, lanjutnya, Pemkab Lamteng juga menerbitkan surat edaran ke tingkat kampung terkait larangan menggelar acara yang mengumpulkan banyak orang. “Larangan ini sesuai petunjuk presiden,” tutupnya.

Berikut Hasil Rapat Pembahasan Virus Corona Pemkab Lamteng:

  1. Menjaga stamina dan makan makanan yang sehat.
  2. Semua kegiatan yang mengumpulkan orang sementara dihentikan/ditiadakan.
  3. Segera dibentuk gugus tugas penanganan penanganan “VC”.
  4. Camat menginfokan ke masyarakat sampai ke RT dengan cara yang tidak membuat gaduh masyarakat.
  5. Terkait kerja ASN sementara pemerintah belum perlu mengeluarkan kebijakan kerja dari rumah.
  6. Setiap OPD siapkan ember berisi air, dan mengarakan kran juga sabun cair untuk cuci tangan.
  7. Waspadai berita Hoax terkait “VC” Ikuti berita resmi dari pemerintah.
  8. Mulai tanggal 17 Maret 2020, sekolah diliburkan selama 2 Minggu. (Surat edaran menyusul).
  9. Hindari tempat keramaian.
  10. Hindari kontak langsung dengan orang lain (hindari jabat tangan), sering-sering cuci tangan. (Mozes)
Redaksi TabikPun :