www.tabikpun.com, Metro – Aksi bobol rumah kosong kembali terjadi di Metro Timur. Tak tanggung-tanggung, dua rumah dalam satu wilayah digasak pencuri dalam tempo satu malam.
Korban Yunanda Saputra menuturkan, aksi pencurian baru diketahui sekitar pukul 09.00 WIB, Jumat (28/4). Setelah asisten rumah tangganya yang hendak bekerja mendapati pintu depan telah terbuka.
“Istri saya ditelpon sama mba di rumah yang mau bersih-bersih. Posisi memang saya lagi di karang. Rumah kosong. Kalau ketahuan sekitar pukul 09.00 WIB. Kamar sudah acak-acakan,” tukasnya.
Diperkirakan, maling masuk rumah korban yang berada di komplek perumahan hakim Jalan Gunung Lawu Gang Ojo Lali, Yosorejo, Metro Timur tersebut, dengan cara membobol pintu depan. Ini terlihat adanya bekas dongkelan pada kunci pintu.
Jumiarsih, tetangga korban mengaku, dirinya melihat pintu terbuka sejak pukul 06.30 WIB. Menurutnya, pencurian diperkirakan terjadi antara malam hingga dini hari. Karena sekitar pukul 01.00 WIB, ada tetangga yang mendengar suara seperti pintu dibuka dari rumah korban.
“Kalau saya lihat jam 06.00 WIB pintu terbuka. Saya kira saudaranya yang ada di rumah. Rupanya waktu Atik yang biasa kerja di situ masuk jam 09.00 WIB langsung teriak. Ya kita langsung ramai ke sini,” imbuhnya.
Atas peristiwa tersebut, korban mengalami kerugian lebih dari Rp 20 juta. “Yang dibawa TV Sony 32 inci LED, laptop Acer, dan tiga pin/cakra terbuat dari emas. Ada juga uang tunai tapi kita belum hitung berapa dan perhiasan istri,” terang Yunanda.
Sehari sebelumnya, aksi bobol rumah siang bolong juga terjadi di Yosorejo. Metro Timur, yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah korban Yunanda. Beberapa barang pun raib digondol maling dari rumah di Jalan Gunung Lawu tersebut.
Korban Baktiono mengatakan, aksi pencurian baru diketahui setelah istrinya pulang ke rumah saat jam istirahat siang. Diperkirakan kawanan penjahat menjalankan aksinya antara pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB.
“Istri saya pulang ke rumah sekitar jam 12. Kaget pintu samping sudah kebuka. Kalau yang hilang itu TV flat merk Toshiba sekitar 29 inci dan satu handphone samsung. Kalau lihat pintu, masuknya dari samping. Didongkel,” ujarnya seraya mengaku pencuri pun turut menggondol celengan kaleng anaknya.
Polsek Metro Timur tengah berkoordinasi dengan Polres Metro untuk menelusuri kasus pembobolan dua rumah Kelurahan Yosorejo Metro Timur. Juga lebih merutinkan Patroli guna mengantisipasi kembali terjadi tindak kriminal di wilayah Metro Timur.
“Modusnya sama, mencongkel pintu saat tahu rumah dalam keadaan kosong. Ditambah waktu kejadian yang berdekatan. Tidak menutup kemungkinan pelaku orang yang sama. Saat ini kami masih berkoordinasi dengan Polres mencari petunjuk,” ujar Kapolsek Metro Timur AKP Yuniarta, Jumat (28/4).
Ia mengimbau, kepada masyarakat setempat untuk turut membantu menjaga keamanan lingkungan dengan menggalakkan ronda. Pasalnya, pelaku kerap memanfaatkan waktu malam sampai dini hari melancarkan aksinya.
“Dengan personil yang kami punya, tidak bisa terus menerus memantau semua wilayah di Metro Timur. Kami butuh bantuan masyarakat. Bukan hanya ronda, masyarakat bisa menginformasikan jika ada kejanggalan atau orang tidak dikenal yang mencurigakan,” imbuhnya.
Menurutnya, menjelang puasa dan hari raya idul fitri dapat menjadi penyebab meningkatnya kriminalitas. Karenanya, Polsek Metro Timur akan kembali melakukan program pencegahan serupa seperti tahun lalu untuk mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati.
“Biasanya di bulan puasa kami akan berkeliling menggunakan pengeras suara ke pusat pertokoan mengingatkan pada pedagang atau konsumen agar waspada. Tidak fokus berbelanja saja, kendaraan yang dibawa harus juga diperhatikan,” tutupnya. (ga)