www.tabikpun.com, Lampung Tengah – Puskesmas Bandar Jaya mengambil sample darah 36 Pemandu Lagu (PL) dua karaoke di Bandar Jaya, Kamis (3/8/2017) pukul 20.30 WIB. Sample darah diambil untuk mengetahui apakah ada yang terjangkit Infeksi Menular Seksual (IMS) atau HIV AIDS.
Petugas Pengelola Program HIV AIDS Puskesmas Bandar Jaya Nyono Sekundar menerangkan, kali ini pengambilan sample darah dilakukan terhadap pemandu lagu di Bali Karaoke dan F1 Karaoke. Dimana upaya tersebut merupakan program Layanan Komprehensif Berkesinambungan (LKB).
”36 orang yang dilakukan pengambilan darah untuk sample dan pengecekan langsung. Hasil keseluruhannya negatif, belum ditemukan positif HIV AIDS,” paparnya.
Kegiatan tersebut dilakukan guna menekan dan menemukan kasus HIV sedini mungkin. Agar dapat ditangani secepat mungkin, guna mengurangi setigma di masyarakat luas yang memandang penyakit tersebut tabu untuk perbincangkan.
”Pemeriksaan seperti ini rencananya menjadi kegiatan rutin per triwulan. Sasaranya tempat-tempat hiburan, warung remang-remang, dan populasi umum di kalangan remaja,” jelasnya.
Berdarkan data Puskesmas Bandar Jaya, dari tahun ke tahun terjadi peningkatan kasus pasien mengidap HIV AIDS. Contohnya, pada 2015 hanya dua orang yang positif HIV AIDS, namun pada 2017 bertambah menjadi empat orang dengan usia di bawah 30 tahun yang positif terjangkit HIV AIDS.
”Jangan malu untuk memeriksakan diri. Pekerja di tempat-tempat hiburan harus sedini mungkin melakukan tes ini. Gratis kok. Nah, apabila ditemukan ada gejalanya dapat dilakukan penanganan sedini mungkin. Dengan harapan masih bisa disembuhkan,” imbaunya.
Sementara Amparo pengurus salah satu tempat hiburan berterima kasih telah memberikan tes HIV AIDS gratis kepada para pemandu lagu. Sehingga mengetahui seperti apa kesehatannya.
”Hal ini sangat positif. Disini, jika ada wanita positif kena HIV AIDS akan segera dipecat tanpa negosiasi. Karena praturannya tegas menerima PL yang bersih tanpa menggunakan narkotika dan praktik portitusi,” pungkasnya. (Mozes)















Add Comment