Metro News

Kandas, Harapan Tendanisasi PKL yang terkena Relokasi

Rencana Lokasi penempatan (Pasar Tejo Agung) Para PKL yang terkena relokasi eks nuban, pasar pagi kopindo

METRO– Harapan pedagang kaki lima (PKL) yang dijembatani  Himpunan Pedagang Hamparan dan Kaki Lima Metro (HPHKLM)  meminta tendanisasi nampaknya kandas. Pasalnya Pemerintah Kota Metro melalui Dinas Perdagangan dan Pasar menganjurkan 4 lokasi alternatif sebagai lokasi berdagang,  sebagian lokasi kondisinya belum memadai.

Empat Lokasi alternatif yang di sediakan Pemerintah yakni di Pasar Tejo Agung,  Pasar kali Bunut, Lantai II Kopindo dan pasar basah terminal kota.  Sementara hasil pantauan dilapangan, lokasi yang akan direlokasi seperti di pasar Tejo Agung belum memadai. Kebanyakan kios yang disediakan sebgian sudah rusak lantaran lokasi tersebut sempat kosong.

Sementara dilokasi pasar basah,  terlihat belum adanya tempat pembuangan akhir air limbah ikan, daging.  Hal serupa di Pasar kali Bunut, belum seluruhnya layak di tempati lantaran proses pembangunan belum rampung 100 persen dan bahkan belum diresmikan.

Untuk diketahui, jumlah pedagang seluruhnya sebanyak 560 pedagang, rencananya akan direlokasikan dengan alternatif 4 lokasi tersebut. Sebagian pedagang, memilih akan menetap berdagang di sekitaran pasar Kopindo, yakni disisi jalan Teuku Umar simpang Pagar Ruyung, dengan menempati tanah warga sekitar pasar tersebut.

Hal tersebut diutarakan Radias,  perwakilan pedagang hamparan dan kaki lima kopindo, Ia mengungkapkan, 4 alternatif yang di tentukan Pemerintah (Dinas Pasar) sangat baik. Namun sebagian dari pedagang akan memilih alternatif sendiri dengan menempati lahan warga sekitar JalanTeuku Umar (Simpang Pagar Ruyung).

“Kami ini sebagian pedagang yang tidak terakomodir Pemerintah setempat dan oleh pengembang. Jadi kami memilih alternatif sendiri dan sudah sepakat, dengan membangun tendanisasi kaki lima masing-masing ukuran 1,5 Meter persegi,”ungkap Radias.

Terkat ada rencana sebagian pedagang yang akan menempati lahan warga tersebut, Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar LM. Hutabarat belum bisa memberikan komentar, lantaran masih fokus dalam penertiban pedagang yang ada. (*)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: