Lampung Timur News

Lamtim, Kabupaten Ke- 328 di Indonesia Mencanangkan diri Jadi kabupaten Laik Anak

Bupati Lamtim, Chusnunia saat menandatangani prasasti pencanangan kabupaten layak anak, penandatangan deklarasi bersama Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny Nurharyanti Rosalin dalam acara penyerahan penghargaan kepada Chusnunia sebagai inisiator kabupaten layak anak

LAMPUNG TIMUR– Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise diwakili Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny Rosalin, mencanangkan Kabupaten Lampung Timur menuju kabupaten layak anak di Gedung Pusiban Sukadana, Rabu (18/10).

Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan festival anak bertema  “Bahagiakan anak agar mereka positif memandang hidup”.  Selain itu ada pameran dari berbagai Lembaga Pemerhati dan Perlindungan Anak, serta beberapa penapilan menarik dari anak anak Latim seperti Tarian Kolosal, mendongeng, dan juga pelayanan akte gratis, lomba mewarnai, penandatangan deklarasi menuju kabupaten layak anak, doorprize, serta kunjungan ke Taman Nasional Waykambas.

Menurut Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim dalam sambutannya, isu anak anak adalah isu yng paling penting, apa guna dengan pembangunan ini  jika anak anak sebagai genersi yang akan melanjutkan pembagunan di lampung timur ini  tidak menjadi lebih  baik. Bahagiakan anak, terus suntik optimisme,  kebaikan kepada anak anak kita sehingga anak kita tidak mudah putus asa, kita  mulai dari lingkungan terkecil, jagan sampai hak anak di langgar, semua harus paham,  anak punya hak untuk tumbuh dan berkembang. Kita semua harus awear terhadap persoalan anak. Jelas Bupati berparas cantik itu.

Kemudian Chusnia juga menambahkan, dari sekian ratus ribu anak di Lamtim begitu banyak keajaiban. Anak Lamtim meski belum ada fasilitas kolam renang mampu menjadi juara tingkat provinsi.

 “Atlet bulu tangkis dan pencak silat meski dengan fasilitas minim tetapi dapat membanggakan kabupaten ini,” ujar Bupati yang akrab di panggil Nunik.

Sementara itu Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Lenny Nurharyanti Rosalin menyatakan, Lamtim bisa menjadi kabupaten layak anak.

 “Jadi semua kecamatan dan desa harus layak anak. Artinya layak anak untuk hidup, tumbuh berkembang dan dilindungan di Lamtim,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, ada 24 indikator disebut kabupaten layak anak. Kalau dilihat dari klaster substantif yang harus dipenuhi. Intinya semua anak Lamtim harus ada akte kelahiran, informasi, partisipasi anak, peran keluarga, tidak ada perkawinan anak dibawah usia 18 tahun. “Kami apresiasi bupati dan jajarannya yang telah menginisiasi, deklarasi dan komitmen jadi kabupaten layak anak,” ujarnya.

Dia mengaku, pihaknya siap mendampingi Lamtim. Lamtim merupakan kabupaten ke 328 di Indonesia yang mencanangkan diri jadi kabupaten layak anak. “Kami akan melamporkan perkembangan layak anak, setiap tahun evaluasi, kami ingin Lamtim tahun 2018 jadi salah satu yang menerima penghargaan dari Presiden. Selamat kepada Lamtim, saya tidak tahu berapa tahun betul-betul Lamtim jadi kabupaten layak anak, sebab di daerah lain ada yang 2-4 tahun berusaha menjadi kabupaten layak anak,” jelasnya.

Dia menambahkan, sampai saat ini belum ada kabupaten yang layak anak, dan penghargaan utama baru diterima oleh Kota Surakarta dan Kota Surabaya. “Tetapi sebagai pendatang baru harus melejit dengan mencakup akselerasi dan tergantung pemda,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menandatangani prasasti pencanangan kabupaten layak anak, penandatangan deklarasi, serta Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak Lenny Nurharyanti Rosalin menyerahkan penghargaan kepada Chusnunia sebagai inisiator kabupaten layak anak.  (Ndo)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: