Metro – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Metro memberikan teguran lisan kepada Camat Metro Timur Rosita yang turut menghadiri kampanye calon Gubernur (Cagub) Lampung Herman Hasanusi dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Lampung Sutono di Lapangan Iringmulyo Metro Timur, Selasa (27/2/2018).
Anggota Panwaslu Metro Giono memaparkan, pihaknya telah memberikan teguran dan meminta Camat tersebut meninggalkan lokasi kampanye.
“Dalam kegiatan ini tadi kita lihat memang ada bu camat. Tadi sudah kita ingatkan dan kita anjurkan untuk meninggalkan tempat ini. Tadi juga selain bu camat ada dua orang juga yang menggunakan seragam seperti guru SD. Tapi juga sudah kami tegur dan ingatkan untuk meninggalkan tempat dan kalau mau mengikuti pengajiannya diharap mengganti seragam dinasnya,” jelas saat ditemui di lokasi kampenye, Selasa (27/2/2018).
Ia menjelaskan aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 4 Tahun 2017 dan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.
“Jadi kalau di PKPU 4 tahun 2017 kan jelas, undang-undang nomor 10 tahun 2016, bahwa PNS itu dilarang untuk menghadiri kegiatan kampanye dan kegiatan paslon. Kalau ini kan memang di waktu kerja juga menggunakan atribut ASN nya, tapi kalau di luar jam dan juga tidak memakai atribut itu sah saja sebagai warga negara punya hak pilih dan sah saja mendengarkan visi misi program kerjanya. Tapi kalau masih berseragam PNS itu yang enggak boleh,” tandasnya.
Dari pantauan tabikpun.com terlihat Rosita duduk tepat di bagian depan panggung bersama pengunjung lainnya. Ketika di konfirmasi Rosita mengaku hanya melihat situasi kegiatan.
“Saya melihat saja terus pamit, selaku yang punya wilayah,” jelasnya singkat.
Ketika ditanyakan terkait apakah dirinya merupakan tamu undangan, ia mengelak dan bergegas berusaha pergi.
“Enggak, saya keluar. Enggak ya, saya mau pamit sama panitianya,” imbuhnya.
Ketika kembali di singgung soal alasannya menghadiri kegiatan kampanye berbalut pengajian dengan menghadirkan ustazah kondang Mamah Dedeh tersebut ia mengaku hanya ingin melihat dunia.
“Saya itu cuma mau liat dunia ini apa, ya. Sudah-sudah ya,” ketusnya meninggalkan awak media.
Diketahui, Rosita diperkirakan menghadiri kegiatan kampanye yang dibalut dalam nuansa Tabligh Akbar tersebut sejak pukul 08.00 WIB dan meninggal tempat itu sekira pukul 09.30 WIB. (Ap)















Add Comment