Metro News

Panwaslu Metro Ajak Pemilih Pemula Awasi Pilgub Lampung

Panwaslu Kota Metro bersama pemilih pemula siap mengawasi Pilgub Lampung di Bumi Sai Wawai. (Ist)

Metro – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Metro menggelar sosialisasi pengawasan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, Rabu (28/2/2018). Kegiatan yang digelar di Aula Nowo Budayo itu menghadirkan ratusan pemilih pemula yang terdiri dari mahasiswa dan siswa SMA sederajat.

Anggota Panwaslu Div Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga (PHL) Hendro Edi Saputro menerangkan, sosialisasi yang bertema “Bersama Rakyat Awasi Pemilu Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu” itu bertujuan untuk mengajak para pemilih pemula ikut mengawasi Pilgub Lampung pada 27 Juni mendatang. Pun memberi pengetahuan bentuk-bentuk politik uang yang dilarang dalam pemilu.

”Tugas Panwas itukan menerima laporan, mengawasi, dan menindak. Dan sesuai tema kita kali ini, kami ingin masyarakat khususnya pemilih pemula ini tahu mana yang bisa diberikan dan tidak oleh para calon gubernur. Seperti yang diatur pada PKPU No 10 tahun 2017, yang boleh diberikan itu hanya sembilan item. Seperti kalender, pin, kaos, penutup kepala, mog yang harganya di bawah Rp 25 ribu,” ungkapnya usai sosialisasi, Rabu (28/2/2018).

Ia berharap, setelah para peserta mendapatkan informasi seputar pengawasan pemilu, para pemilih pemula dapat ikut serta mengawasi pelaksanaan pilgub di Kota Metro. Termasuk melaporkan jika menemukan pelanggaran oleh tim atau pasangan calon.

”Sosialisasi ini juga kami lakukan untuk melindungi agar demokrasi para pemilih pemula ini tidak rusak. Supaya mereka memahami jika ada yang memberikan sesuatu yang di luar ketentuan itu dilarang dan ada sanksi hukumnya. Pun kami harapkan adik-adik itu bisa pro aktif melaporkan jika ada potensi pelanggaran. Untuk mensukseskan Pilgub di Bumi Sai Wawai,” tukasnya.

Sementara Komisioner KPU Metro Agus Riyanto mengapresiasi sosialisasi yang digelar Panwaslu Kota Metro. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan oleh Panwaslu.

”Agar terbangun kesadaran masyarakat atas penegakan demokrasi di tingkat lokal. Terlebih peserta dari para pemilih pemula (pelajar dan mahasiswa) generasi harapan bangsa,” kata dia.

Menurutnya, pemilih pemula harus paham terhadap pentingnya pemilu dan demokrasi di Indonesia. Kedua, pentingnya partisipasi masyarakat atas tahapan dan pengawasan pelaksanaan pemilu agar lebih berkualitas.

”Masyarakat pemilih pemula harus mewariskan hal positif bagi demokrasi dan pemilu di Indonesia,” tutupnya.

Senada diutarakan Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Metro Harbi Gemeli Putra. Menurutnya, sosialisasi yang digelar Panwaslu Kota Metro sangat memberikan banyak informasi baru tentang peraturan untuk Pemilih, Pasangan Calon, dan Partai Politik.

”Dengan diundangnya pelajar, Mahasiswa, dan Organisasi Masyarakat yang merupakan kalangan pemilih aktif, dapat kembali menyampaikan informasi yang diberikan Panwalu kepada teman, kerabat, dan keluarga Sehingga lahirlah kekuatan besar yang akan mensukseskan Pemilukada Secara LUBER dan JURDIL,” kata dia.

Ia pun mengaku akan memulai memberikan informasi yang didapat kepada lingkungan terdekat. Dan berperan aktif sebagai masyarakat aktif  untuk mengawasi Penyalahgunaan dan tindakan yang berpotensi melanggar pemilu.

”IMM bersama KPU dan Panwaslu Kota Metro Siap sukseskan Pilgub dan Cawagub Provinsi Lampung untuk mendapatkan Pemimpin yang amanah,” pungkasnya. (Ga)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: