Lampung Tengah – Musibah banjir yang menerpa Kampung Cabang Kecamatan Bandarsurabaya Lampung Tengah (Lamteng) tidak menyurutkan semangat siswa SDN 1 menuntut ilmu. Di bawah tenda darurat, siswa SDN 1 tetap mengikuti proses belajar mengajar yang diberikan guru, Rabu (7/3/2018).
Pasalnya sejak dua pekan terakhir banjir merendam gedung sekolah dan air belum juga surut hingga saat ini. Carik Kampung Cabang, Widodo, mengatakan para guru, aparat kampung, dan relawan berinisiatif mengajak anak-anak belajar di tenda darurat karena banjir yang merendam kampung tersebut, khususnya gedung SDN 1 Kampung Cabang tak kunjung surut.
“Ini sangat memprihatinkan. Tetapi anak-anak rugi kalau sampai tidak sekolah,” kata dia.
Menurut Widodo, meskipun dengan berbagai keterbatasan, anak-anak tetap antusias belajar. Siswa SD di Kampung Cabang, Lamteng, terpaksa belajar di tenda darurat karena banjir sejak Senin kemarin hingga saat ini belum juga surut.
Selain itu secara geografis sebagai salah satu kampung yang terletak di paling timur Kabupaten Lampung Tengah yang berbatasan dengan dua kabupaten yakni Kabupaten Lampung Timur dan Kabupaten Tulang Bawang mengalami musibah. Hal tersebut mengakibatkan lumpuhnya ekonomi masyarakat juga mengakibatkan lumpuhnya kegiatan belajar mengajar di beberapa sekolah baik formal maupun Non-Formal di Kampung Cabang selama tiga hari setelah terjadinya luapan air di beberapa pemukiman warga dan gedung- gedung sekolah. (Mozes)















Add Comment