Metro News

Polsek Metro Barat Dapati Pelajar Asyik Minum Tuak di Kosan

Salah satu delapan remaja yang berhasil diamankan Polsek Metro Barat badanya dipenuhi dengan tato. (Ist)

Metro – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Metro Barat dibantu jajaran personil Polres Metro melakukan razia ke sejumlah rumah kos, Sabtu (24/3/2018) malam. Dalam razia petugas mendapati sejumlah pelajar yang sedang asik mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) jenis tuak.

Waka Polsek Metro Barat IPDA Kosim TR, S.H menjelaskan, razia merupakan perintah Kapolres Metro AKBP Umi Fadillah Astutik yang rutin dilakukan setiap malam minggu.

“Perintah dari bu kapolres setiap malam minggu melakukan razia dengan sasaran penyakit masyarakat. Kita memang telah mendeteksi kosan itu karena terlalu bebas. Saat melakukan penggeledahan tadi kita dapati pelajar saat sedang minum miras, jenis tuak. Dari sana kita amankan 4 motor dengan surat-surat yang belum lengkap dan delapan muda-mudi,” ucapnya saat di konfirmasi awak media.

Dari delapan remaja tersebut, lima diantaranya merupakan pelajar aktif di SMP dan SMA di Kota Metro. Yaitu DA (18) pelajar SMK Ma’Arif Metro warga Hadimulyo Barat, AF (16) siswa SMA N 4 warga Prasasti, AS (14) pelajar SMP Muhamadiyah Metro warga Kelurahan Metro, FPS (16) siswa SMP YPI Metro, dan IA (15) siswi SMA N 6 Metro.

”Tiga lainnya berinisial CS (23), G (21), serta AA (17) wanita asal Sukadana Lampung Timur,” jelasnya.

Ia meminta kepada Pemerintah Kota Metro agar dapat memantapkan Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur keberadaan rumah kos dan miras. ”Selain itu pemerintah juga melalui dinas dan sekolah agar dapat mengontrol para pelajarnya, karena kita saat melakukan razia sering mendapatkan pelajar yang sedang minum tuak,” pungkasnya.

Sementara dari pengakuan salah seorang siswa tersebut, mengaku kerap kumpul dan minum di rumah kos tersebut. “Iya pak, cuma kumpul-kumpul saja pak. Ya minum pak, enggak tau tadi kalo mau ada razia, tadi pas polisi pada dateng kita buang tuak nya di WC,” ucap AA (17).

Keberadaan rumah kos yang kerap menjadi tempat pelajar berbuat negatif menimbulkan keprihatinan sejumlah masyarakat setempat akan nasib Bumi Sai Wawai. Dimana sering kali saat petugas merazia rumah kos kerap ditemukan pelajar yang tengah mabuk-mabukan.

“Ya ini tamparan buat Kota Metro, karena kota ini sebagai kota pendidikan. Ironislah kalo para pelajarnya saja seperti ini gimana nasib kota ini kedepan. Ini PR Pemkot Metro, melalui dinas harus membenahi moral para pelajar ini,” ucap Agus Warga Mulyojati Metro Barat. (Red)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: