Lampung Tengah – Rombongan Diklat PIM IV Angkatan XX Lampung Tengah (Lamteng) 2018 melakukan Benchmarking ke Kota Bandung untuk mencari inovasi yang akan diterapkan di Beguai Jejamo Waway, Senin (17/9/2018).
Kasubag Humas dan Protokol DPRD Lampung Tengah juga sebagai humas Rombongan Diklat PIM tingkat 4 Angkatan XX Dedi Hendrawan mengatakan, 40 orang peserta diklat Lamteng saat ini masih dalam perjalanan. Dijadwalkan tiba, Selasa (18/9/2018) Kota Bandung, dan akan menetap selama lima hari guna mempelajari, melihat, dan menggali berbagai inovasi yang dapat diadopsi serta diadaptasi di Kabupaten Lampung Tengah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi para peserta di instansi masing-masing.
”Perjalanan kegiatan kali ini sangat mengesankan dan membanggakan. Karena sesampainya di atas Kapal KMP Wira Arta dengan rute Penyeberangan Bakauheni – Merak sekitar pukul 14.00 WIB rombongan dikagetkan oleh seorang penumpang wanita yakni Dinda Pramita (30) yang menggendong anaknya Aditia Putra dari Bandar Lampung yang hendak berobat ke Rumah Sakit Harapan kita di Jakarta karena anak ketiganya menderita sakit Faringo Malaise dan juga masalah pada laring meminta pertolongan. Lantaran kondisi bayi yang berusia 10 bulan mengalami penyumbatan pada saluran makanan yang tersambung langsung pada lambung bayi sehingga tubuhnya melemah,” bebernya melalui WhatsApp, Senin (17/9/2018) malam.
Beruntung dalam rombongan terdapat tiga peserta yang merupakan tenaga kesehatan yaitu dr. Endang Purwaningsih, Ns. Ali subagiyo, S.Kep dan Rizal Kurniawan, SKM, M.Kes yang dengan sigap menggunakan peralatan terbatas yang tersedia di klinik kapal. Mereka dapat membantu bayi tersebut sehingga dapat memberikan makanan cair melalui selang makanan yang berhasil dibebaskan dari sumbatan sehingga menjadi lancar kembali.
”Selanjutnya tiga peserta tim efektif PIM ikut mengantarkan bayi tersebut sampai ke RSAB Harapan Kita Jakarta. Awak kapal dan penumpang memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada rombongan dari Lampung Tengah karena telah menyelamatkan nyawa seorang bayi. Semoga kegiatan benchmarking ke Bandung akan mendapatkan informasi dan inovasi terbaik yang dapat diterapkan di kabupaten Lampung Tengah agar daerah yang berjuluk Beguay Jejamo Waway lebih baik lagi,” tutupnya. (Mozes)















Add Comment