METRO– Jumlah pendaftar calon pegawai negeri sipil (CPNS) Kota Metro hingga pukul 08.24 WIB mencapai 3.090. Pendaftar pada tenaga pendidik mendominasi.
“Sejauh ini sudah 3.090 yang mendaftar. Tenaga pendidik yang paling diminati pendaftat,” kata Kabid Pengembangan dan Mutasi Suprapto mewakili Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Welly Adiwantra, Kamis (11/10).
Dijelaskanya, disetiap daerah harus membuka formasi umum dan khusus. Dimana, untuk pendaftar jalur untuk disabilitas, sudah ada satu pendaftar.
“Alhamdulillah kita sudah ada yang daftar. Disetiap daerah itukan harus membuka formasi umum dan khusus cumlaud dan disabilitas,” jelasnya.
Pendaftaran, lanjut dia, ditutup sampai tanggal 15 Oktober. Kemudian, tanggal 26 Oktober sampai 17 November dilakukan seleksi kompetensi dasar (SKD).
“Setelah itu baru dilakukan seleksi kompetensi bidang. Jadi peserta akan dites sesuai bidang yang diambil,” paparnya.
Ditambahkanya, Kota Metro masuk zona II untuk tes CPNS 2018. Nantinya, yang akan melaksanakan tes CPNS di Kota Metro yakni peserta dari Kabupaten Lamteng, Lamtim, Lampura, Tulang Bawang Barat dan Mesuji.
“Kalau tempatnya masih rencana ya. Nanti tim BKN yang akan menyeleksi. Dan komputer, pengawas itu dari pusat. Kita hanya sediakan tempat dan sarana dan prasarananya,” imbuhnya.
Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro sangat mendukung Metro dijadikan tempat untuk tes CPNS.
Ketua DPRD Anna Morinda menilai, dengan dijadikanya Metro sebagai tes CPNS, maka perekonomian di Bumi Sai Wawai akan meningkat.
“Kita dari DPRD mendukung ya, memang agak repot ya. Tapi akan memberikan efek yang baik untuk kita. Seperti perekonomian, hotel kita akan tambah banyak,” tandasnya. (Ga)















Add Comment