LAMPUNG UTARA – Pasca Lebaran, Pemohon pembuatan Kartu Kuning dan SKCK di Lampung Utara (Lampura) membludak. Ratusan pemohon terlihat rela mengantri di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Polres Lampura, Kamis (13/6/2019).
Para pemohon rela antri dan berdesak-desakan berjam-jam demi medapatkan kartu yang digunakan untuk berbagai keperluan. Salah satunya untuk persyaratan melamar perkerjaan di luar daerah.
Kepala Disnakertrans Lampura Khairul Anwar mengatakan, tahun ini pembuatan kartu kuning mengalami peningkatan 150 persen dibanding hari-hari biasanya. Hal itu disebabkan banyak pencari kerja, yang ingin mengadu nasibnya di kota lain.
”Sehari pernah terjadi 400 orang pemohon. Salah satu faktornya lowongan pekerjaan terbatas di Lampung Utara sehingga membuat pencari kerja lebih memilih keluar daerah,” katanya, Kamis (13/6/2019).
Sementara Ismu pemohon kartu kuning mengaku akan melamar pekerjaan di Pulau Jawa. Karena peluang untuk peroleh pekerjaan di sana lebih banyak.
Sedangkan Hafid Dullah pemohon Perpanjang SKCK di Polres Lampura mengaku, harus menghabiskan waktu berjam-jam untuk mendaptkan kartu Kelakuan Baik, dengan biaya administrasi Rp 35 ribu sesuai dengan peraturan kepolisian. “Rencana untuk melamar pekerjaan di Bandarlampung,” katanya. (Adi)















Add Comment