METRO – Agrowisata Sayuran Organik Karangrejo (ASOKA) Kecamatan Metro Utara diresmikan, Kamis (1/8/2019). Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Kelompok Tani ASOKA bersama Mahasiswa program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Metro (UMM) dan Pejabat.
Agrowisata merupakan bentuk komitmen Kelompok Tani Karangrejo bersama UMM dalam menciptakan destinasi wisata serta membudidayakan garapan tani dengan sistem organik sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat, komunitas, dan pelajar tentang cara bercocok tanam dengan media alami.
Sarjono, selaku Ketua Tani Karangrejo menjelaskan, bahwa makanan sehat merupakan kebutuhan bagi setiap orang. Melalui program ini diharapkan dapat menjadi penunjang kebutuhan sayuran sehat masyarakat Kota Metro.
“Mulanya kami resah bertani menggunakan bahan kimia, bahkan memakan hasil tanaman sendiri pun kami enggan karena tahu bahayanya ketika bahan kimia masuk ke tubuh manusia. Merubah cara bercocok tanam dengan sistem organik adalah bentuk ikhtiyar menjawab keresahan kami” ujarnya.
Septy Handayani Mahasiswa KKN UMM menambahkan, program ini bertujuan menciptakan destinasi wisata baru Kota Metro. Serta bentuk edukasi kepada kelompok tani Karangrejo agar lebih produktif dan optimal dalam mengembangkan usaha di sektor pertanian, terkhusus bagi petani di Karangrejo, Kota Metro.
“Saya dan teman-teman mahasiswa UMM lainnya menggalakkan gerakan ini agar bisa menjawab kebutuhan petani sayuran dan warga Kota Metro,” paparnya.
Ia berharapan, ASOKA kedepannya agar dapat mandiri dan menjadi promotor bagi petani Kota Metro. Agar dapat meningkatkan pendapatan petani dan memberikan manfaat baik untuk masyarakat Bumi Sai Wawai.
“ASOKA merupakan kelompok tani pertama di Metro yang memulai bercocok tanam menggunakan sistem organik, hal ini akan menjadi gambaran dan upaya menumbuhkan mindset bagi kelompok tani lainnya agar dapat mewujudkan pola hidup sehat dengan memakan sayur organik. Pengunjung juga boleh memetik sayuran langsung. Tempatnya juga cocok untuk berselfie ria karena sengaja didesain khusus sebagai tempat wisata,” pungkas Septy. (Msf)















Add Comment