LAMPUNG TENGAH – Masyarakat Kampung Sinar Rejo mengeluhkan program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berbentuk tempe busuk kepada DPRD Lampung Tengah (Lamteng). Hal tersebut disampaikan pada reses Anggota DPRD dapil III di Kecamatan Kalirejo, Kamis (27/2020).
Wakil Ketua III DPRD Lamteng, Muslim Anshori menjelaskan, dalam reses yang dilakukanya, Kepala Kampung Sinar rejo meminta kepada legislatif untuk memberikan pengawasan yang ekstra terhadap program BPNT.
“Dalam hal ini, Dinas Sosial dapat bertindak cepat untuk menindak lanjuti persoalan ini. Pasalnya masyarakat mengeluhkan terkait adanya bantuan pangan non tunai yang terdapat tempe yang semangit (busuk),” ungkapnya.
Menurutnya, Dinas Sosial harus bertanggung jawab terkait keluhan masyarakat tersebut. Karena bantuan yang diberikan masuk kategori tidak layak.
“Karena terdapat tempe yang sudah sengit, namun masih diberikan kepada masyarakat,” ujar Muslim.
Ia mengaku akan segera memanggil Dinas Sosial agar segera menindaklanjuti persoalan yang terjadi. Supaya kejadian yang sama tidak terulang kembali, sehingga masyarakat tidak lagi menjadi korban kelalaian dari program yang menjadi unggulan pemerintah pusat.
“Saya akan panggil Dinas Sosial terkait hal ini. Supaya ke depan jangan sampai terulang kembali, dan supaya kualitas bantuan yang diberikan harus ditingkatkan kembali, jangan makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi, masih saja disajikan kepada masyarakat,” ujarnya.
Terpisah, Beny Armeiando selaku kelompok peduli masyarakat Lamteng mengecam keras temuan reses DPRD Lamteng. Ia menduga persoalan tersebut akibat ulah suplier nakal yang hanya mencari keuntungan semata dengan memberikan tempe busuk kepada masyarakat.
“Kami meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini Kadisos untuk mengambil langkah segera memberhentikan suplier tersebut. Kalau temuan ini tidak ditindak lanjuti kami akan demo besar-besaran demi untuk kepentingan rakyat kecil,” pungkasnya.
Sementara Kadisos Lamteng Zulkarnain saat dihubungi melalui pesan WhatsApp enggan berkomentar banyak. Ia meminta agar tabikpun.com datang langsung ke Dinsos untuk konfirmasi ke bidang terkait.
“Besok ke Dinsos saja, temui pak Yansen Kabid yang membidanginya,” singkatnya. (Mozes)















Add Comment