Metro News

LPAI Minta Polisi Selidiki Aktor yang Memobilisasi Siswa Demo di PN Metro

Gatot Subroto, Ketua Komisi Kajian dan Analisis Pelayanan Hak Anak LPAI Kota Metro saat memberi keterangan kepada wartawan terkait aduannya ke Polres Metro, Kamis (16/5/2024). (Mahfi)

METRO – Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Kota Metro mengadukan aksi demostrasi siswa SD di PN saat sidang kasus pencabulan ke Polres Metro, Kamis (16/5/2024). Dalam pengaduan, LPAI minta polisi menyelidiki aktor utama mobilisasi siswa tersebut.

“Kami meminta pihak kepolisian untuk menyelidiki siapa yang mendalangi atau menjadi koordinator di balik aksi mobilisasi tersebut,” ungkap Gatot Subroto, Ketua Komisi Kajian dan Analisis Pelayanan Hak Anak LPAI Kota Metro kepada wartawan.

Gatot menambahkan, pihaknya turut menyerahkan barang bukti berupa foto dan video aksi tersebut kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro.

Novi, Yeyen dan Septa, beberapa orang tua murid yang hadir saat sidang oknum guru cabul di Pengadilan Negeri Metro kelas IB yang ditunda, saat dikonfirmasi oleh awak media pada Kamis, (16/5/2024). (Mahfi)

Sementara itu, beberapa wali murid atau orang tua pelajar berdalih bahwa aksi tersebut merupakan dukungan untuk memberi semangat kepada oknum guru yang tengah menghadapi proses hukum. Novi, salah satu wali murid yang terlibat dalam aksi tersebut, menuturkan bahwa inisiatif ini murni berasal dari mereka yang mengajak anak-anak.

“Sebenarnya kami mengajak anak kami bersama guru. Jadi, anak-anak bercerita kepada teman-temannya sehingga banyak yang ingin ikut,” jelasnya.

Ketika ditanya terkait alat untuk memfasilitasi anak-anak berdemo, mereka kompak menerangkan bahwa banner dan sebagainya sudah ada sejak awal persidangan.

Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran akan adanya eksploitasi anak-anak dalam kegiatan yang seharusnya tidak mereka ikuti. Masyarakat dan pihak berwenang diharapkan dapat bekerja sama untuk mencegah kejadian serupa dimasa depan, demi melindungi hak dan kepentingan anak-anak di Bumi Sai Wawai. (Mahfi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: