Metro • News

Pimpin PPBI Kota Metro, dr. Hermawan Targetkan Pameran Bonsai Nasional

Pengurus PPBI Cabang Kota Metro berfoto bersama usai menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) III di Angkringan Viral Sekam, Jumat (9/10/2026). (Mahfi)

METRO – Musyawarah Cabang (Muscab) III Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Kota Metro menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pengembangan komunitas bonsai di Kota Metro, Lampung. Kegiatan yang berlangsung di Angkringan Viral Sekam tersebut juga menjadi ajang penentuan kepengurusan baru PPBI Kota Metro periode 2026–2030, Jumat (9/10/2026).

Ketua PPBI Cabang Kota Metro terpilih periode 2026–2030, dr. Hermawan Sutanto, Sp.THT-KL, menargetkan penyelenggaraan Pameran Nasional (Pamnas) bonsai selama masa kepemimpinannya. Selain itu, ia berkomitmen mendorong peningkatan nilai ekonomi bonsai agar dapat memberikan manfaat lebih besar bagi para anggota.

Hermawan terpilih dalam Musyawarah Cabang III PPBI Cabang Kota Metro. Ia menegaskan bahwa jabatan ketua bukanlah sebuah prestasi semata, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan bersama seluruh anggota organisasi.

“Saya menganggap jabatan ini bukan sebuah prestasi, melainkan tanggung jawab,” kata Hermawan dalam sambutannya.

Hermawan menyatakan akan melanjutkan sekaligus meningkatkan program-program yang telah dijalankan oleh kepengurusan sebelumnya. Ia berharap seluruh anggota dapat memperkuat kerja sama dan berpartisipasi aktif dalam berbagai kegiatan untuk memajukan PPBI Kota Metro.

“Program-program sebelumnya yang telah dijalankan PPBI Kota Metro akan saya lanjutkan dan tingkatkan. Saya harap seluruh anggota bisa kooperatif dalam setiap kegiatan yang bertujuan memajukan PPBI Kota Metro,” ujarnya.

Menurut Hermawan, PPBI Kota Metro tidak hanya menjadi wadah bagi para penggemar dan pecinta bonsai untuk menyalurkan hobi. Lebih dari itu, organisasi tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha serta meningkatkan nilai ekonomi bonsai bagi seluruh anggotanya.

“PPBI Metro bukan hanya komunitas pecinta bonsai. Harapannya, melalui PPBI bisa meningkatkan nilai ekonomi bagi seluruh anggota di dalamnya,” kata dia.

Hermawan menambahkan, penyelenggaraan Pameran Nasional (Pamnas) bonsai menjadi salah satu target besar yang ingin diwujudkan selama kepemimpinannya. Ia menilai, dukungan dan kerja sama seluruh anggota menjadi faktor penting untuk merealisasikan agenda tersebut.

“Ke depan, harapan saya, PPBI Kota Metro akan menggelar event besar Pameran Nasional (Pamnas). Untuk menunjang program tersebut, dibutuhkan kerja sama yang kuat demi terselenggaranya kegiatan tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, demisioner Ketua PPBI Cabang Kota Metro periode 2022–2026, Yuzar Ansyory, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus yang telah bekerja bersama selama masa kepemimpinannya. Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam menjalankan organisasi, tetapi menegaskan bahwa berbagai pencapaian PPBI Kota Metro merupakan hasil kerja bersama.

“Tak ada gading yang tak retak, namun bukan kami tidak ada usaha. Apa pun pencapaian hari ini merupakan usaha pengurus PPBI Kota Metro,” kata Yuzar.

Yuzar juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai kekurangan maupun kesalahan selama memimpin organisasi. Ia berharap kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Hermawan dapat membawa PPBI Kota Metro semakin berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para anggotanya.

“Terima kasih kepada seluruh pengurus PPBI Kota Metro yang telah membersamai organisasi ini dari awal hingga hari ini. Maaf jika ada kesalahan selama masa kepemimpinan saya. Semoga di kepemimpinannya PPBI Kota Metro lebih berkembang lagi,” ujarnya.

Sekretaris Pengurus Wilayah PPBI Provinsi Lampung yang juga Ketua PPBI Bandar Lampung, Andy Wijaya, turut mengapresiasi kerja keras pengurus PPBI Kota Metro. Ia menyebut PPBI Lampung telah mendapat perhatian di tingkat nasional, yang menunjukkan besarnya potensi daerah tersebut dalam pengembangan seni dan budidaya bonsai.

“PPBI Lampung sudah menjadi sorotan di tingkat nasional. Artinya, Lampung memiliki potensi besar dalam dunia bonsai,” kata Andy.

Andy juga menyebut PPBI Lampung sebagai salah satu daerah penopang perkembangan bonsai di Indonesia. Menurut dia, bonsai Indonesia telah menjadi rujukan bagi berbagai negara, sehingga potensi tersebut perlu terus dikembangkan melalui pembinaan komunitas, peningkatan kualitas tanaman, dan penyelenggaraan pameran.

Dukungan terhadap kepengurusan baru PPBI Kota Metro juga disampaikan perwakilan PPBI cabang se-Lampung yang juga Ketua PPBI Cabang Lampung Tengah, Bambang Setiadi. Ia menyatakan siap mendukung berbagai program kepengurusan PPBI Kota Metro dan membuka ruang koordinasi untuk kebutuhan organisasi ke depan.

“Saya akan support segala urusan kepengurusan PPBI Cabang Kota Metro. Ke depannya, silakan koordinasi,” kata Bambang.

Ia menegaskan bahwa PPBI bukan sekadar perkumpulan untuk menyalurkan hobi bonsai, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan dan membangun hubungan antarpenggemar bonsai di berbagai daerah.

“PPBI bukan hanya perkumpulan, tapi di PPBI, semua berkawan lebih dari saudara,” ujarnya.

Musyawarah Cabang III PPBI Cabang Kota Metro tersebut turut dihadiri perwakilan PPBI dari seluruh kabupaten dan kota se-Lampung. Melalui kepengurusan baru periode 2026–2030, PPBI Kota Metro diharapkan semakin solid dalam mengembangkan komunitas bonsai, meningkatkan nilai ekonomi bagi anggota, serta mewujudkan target penyelenggaraan Pameran Nasional bonsai di Kota Metro. (Mahfi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: