Metro News

Kembali Berbagi, Polres Peduli Sambangi Lansia Sakit Menahun dan Tunawisma

www.tabikpun.com, Metro – Polres Metro peduli kembali berbagi. Sumaji, kakek yang tinggal sebatang kara di RT 04, Karangrejo, Metro Utara, mendapat bantuan dari para anggota polri.

Aksi peduli yang dipimpin Kepala Polres Metro Ajun Komisaris Besar Rali Mustikka tersebut, diawali dari laporan babinkamtibmas atas adanya masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

Sumaji dikabarkan mengalami kelumpuhan. Sudah berbulan-bulan ia tak beranjak dari tempat istirahatnya di dalam geribik reyot berukuran sekitar 2 x 3 meter, yang dibangun warga sekitar karena iba atas kondisinya.

“Babin kita jalankan. Kita suruh cari warga yang paling butuh pertolongan. Dan ternyata ditemukan dengan kondisi yang seperti ini. Tinggal sendiri dengan badan yang sakit-sakitan. Kita sangat prihatin. Kawan-kawan bisa lihat sendiri,” tuturnya, Kamis (16/2).

Ia berharap, banyak pihak mau membuka mata terhadap lingkungan masing-masing. Karena masih banyak orang yang membutuhkan pertolongan. “Apapun bentuknya. Tidak harus materi. Bisa jadi, suatu barang atau benda buat kita tidak penting lagi, tapi bagi mereka bisa sangat berguna,” tandasnya.

Rali pun mengaku, pihaknya berencana melakukan bedah rumah (membangun dan memperbaiki). Secara khusus ia telah berbicara dengan beberapa perusahaan yang ada di wilayah setempat.

“Kan ada CSR. Ternyata perusahaan juga banyak yang menyambut baik. Karena polres peduli ini pun di luar anggaran dinas. Cuma yang jadi kendala itu tanah kan bukan punya pribadi. Tapi punya warga. Nanti coba kita bicarakan,” terangnya.

Sumaji hidup sebatang kara di RT 04 Karangrejo, Metro Utara. Sekitar tiga tahun ia menghabiskan hidupnya dengan kondisi sakit-sakitan. Beruntung, warga setempat peduli akan keberadaannya.

Suparmin, Ketua RT 04 Karangrejo menceritakan, kondisi Sumaji mengalami kelumpuhan sudah hampir tiga bulan. Warga setempat bergantian mengurus pria yang berprofesi sebagai buruh tani tersebut.

“Dia ini baru datang lagi ke sini. Dari merantau puluhan tahun. Itu ikut keluarga awalnya ke sumatera selatan. Dulu memang sempat di Metro dan Lampung Tengah. Nah, dari sana itu dipulangkan ke sini,” tuturnya.

Sumaji yang lahir tahun 1955 tersebut dikabarkan memiliki seorang anak. Namun entah dimana keberadaannya kini. Karena selama tiga tahun tinggal di Karangrejo tak ada satu pun sanak keluarga yang mengunjunginya.

“Sakitanya ini kumatan. Sudah sering. Ya gitu enggak bisa ngapa-ngapain. Tergolek saja di tempat tidur. Kita sudah usulkan ke lurah dan camat. Tapi masalahnya dia ini enggak punya KTP dan KK. Bukan tercatat sebagai warga Metro memang,” terangnya.

Dengan alasan kemanusiaan, warga setempat akhirnya rela meminjamkan tanah. Serta membangunkan geribik sebagai tempat tinggal Sumaji. “Kita ini kerabat lah. Dan kami juga terima kasih atas bantuan dari Polres Metro. Karena kalau bukan kita, siapa lagi yang mau peduli dengan kondisi Sumaji,” tuntasnya.

Selain mengunjungi Sumaji, Polres Metro pun menyambangi beberapa rumah warga di kelurahan berbeda di Bumi Sai Wawai. Seperti mendatangi kediaman Sardi di Rt 30 Rw 8 Kelurahan Purwoasri Metro Selatan yang sudah berusia 93 tahun dan mengalami sakit pada bagian rusuk kiri. Yang menyebabkanya susah bernafas dan tidak dapat berdiri.

Juga mendatangi Rusman (75) warga Kelurahan Imopuro Kecamatan Metro Pusat, seorang kakek fakir miskin yang hidup sebatangkara bertempat tinggal di WC Umum. Sugiarti di Kelurahan Mulyojati Kecamatan Metro Barat yang mengalami patah tulang kaki akibat kecelakaan, Gereja Pentakosta Indonesia Sidang Kelurahan Yosodadi Kecamatan Metro Timur, dan Harni warga Kelurahan Purwoasri Kecamatan Metro Utara Kota menderita sakit struk yang diderita selama kurang lebih 5 tahun.(ga)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: