Pringsewu- Sungguh malang Nasib siswi murid Kelas III disalah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri di Pekon (Desa) Gemar Ripah, Pringsewu Lampung. Sebut saja Mawar (9), menjadi korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh AM (47), yang merupakan Pedagang Buku pada sekolahan tersebut.
Menurut pengakuan pihak sekolah, Pelaku melakukan Aksi Bejatnya ketika korban saat itu sedang sendirian berada diruang kelas usai korban mengikuti kegiatan olah raga.
“korban lari menangis menuju ke ruang perpustakaan menemui ibunya karena kebetulan ibunya kerja di perpustakaan, korban ceritakan kepada ibunya kalau dipegang alat kelaminnya, dicium cium, begitu dengar saya langsung temui korban, karena ada laporan dari Guru ,sedangkan pelaku langsung ditanya sama saya dia mengakui perbuatannya, saya langsung telpon komite, lurah, polisi, terus rembuk bareng dan ibu korban telpon bapaknya langsung datang dan masa sudah banyak berdatangan, dari kepolisian datang langsung melakukan olah TKP.
Setelah melakukan olah TKP polisi langsung membawa pelaku ke polsek pagelaran, orang tua korban emosi mendengar anaknya diperlakukan seperti itu, kondisi korban trauma dan masih menangis terus, harapan saya pelaku diproses sesuai aturan agar pelaku tidak mengulang kembali karena korban trauma dan depresi berat”, ungkap Sri Supeni, S.Pd selaku kepsek.
Kini pelaku yang tak lain warga Tegal wangi Kelurahan Kuripan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus itu sedang diproses petugas kepolisian. Pihak sekolah menuturkan, pelaku sudah kerapkali datang ke sekolah mereka untuk menawarkan buku dan selalu mendapatkan penolakan dari kepala sekolah. Namun karena pelaku tetap saja memaksa dengan perkatan nanda tinggi, pihak sekolah terpaksa meladeni pelaku, dan benar saja akhirnya murid yang menjadi Korban.
( Nanang)















Add Comment