www.tabikpun.com, Metro – Walikota Metro Achmad Pairin melantik 95 pejabat eselon II, III, dan IV di Aula Pemkot Metro, Selasa (11/4). Jabatan kepala dinas yang selama ini diperebutkan pun telah terisi oleh pejabat baru yang berhasil lolos seleksi yang digelar panitia seleksi (pansel).
Walikota Achmad Pairin pada sambutanya menerangkan, kegiatan pelantikan dan mutasi pejabat di instansi pemerintah merupakan hal yang biasa dilakukan. Merupakan bagian dari pola pembinaan karier Aparatur Sipil Negara (ASN), khususnya sebagai bagian dari upaya pembinaan, serta penyegaran dan peningkatan kinerja pegawai.
”Pelantikan ini juga dilaksanakan untuk mengisi beberapa jabatan struktural yang kosong dikarenakan pejabat sebelumnya sudah memasuki masa purna bhakti atau pensiun, atau karena promosi dan mutasi. Pelantikan yang kita laksanakan ini juga, tetap mengacu pada evaluasi kinerja para pejabat dalam melaksanakan amanah yang diemban, serta didasarkan pada kebutuhan organisasi untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi agar kinerja Pemerintah Kota Metro kedepannya lebih baik lagi,” paparnya.
Oleh karena itu, pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekedar penempatan figur-figur pejabat pada jenjang jabatan tertentu. Dengan melakukan penataan kembali para pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Metro, diharapkan pelaksanaan tugas kedinasan dapat terlaksana dengan lebih baik lagi kedepannya.
”Pengisian jabatan yang lowong khususnya untuk jabatan pimpinan Tinggi Pratama, melalui tahapan ataupun proses yang panjang. Diawali dengan pembukaan pengumuman dengan persyaratan yang ditentukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, seleksi berkas, Psychometri dan dilanjutkan dengan assesment berkerjasama dengan Polda lampung, Penulisan makalah, pemaparan dan atau persentasi makalah dan terakhir Wawancara yang semuanya dilakukan oleh panitia seleksi yang independen,” ulasnya.
Sedangkan untuk jabatan Administrator dan pengawas, lanjut dia, tetap mempertimbangkan hasil ujian Baperjakat. Di samping hasil panitia seleksi untuk jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dari hasil kajian Baperjakat, parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai adalah melalui pertimbangan aspek kepangkatan, pengalaman tugas, kopetensi, integritas, moralitas, pendidikan serta komitmen terhadap tugas dan tanggungjawab yang dibebankannya.
”Oleh sebab itu, saya berharap kepada para pejabat yang baru saja dilantik, agar senantiasa berpikiran positif, bahwa penempatan pada jabatan yang baru adalah karena kebutuhan organisasi. Terkait dengan hal itu, kiranya saudara-saudara dapat mensyukuri atas kepercayaan yang telah diberikan dan bertekad untuk dapat melaksanakan berbagai tugas dengan sebaik-baiknya.
Menurutnya, pelaksanaan tugas sebagai Abdi Negara dan Abdi Masyarakat, tentunya semakin lama akan semakin berat serta pengawasan akan semakin ketat. Tantangan baru pasti akan muncul seiring dengan tuntutan dari masyarakat, yang menginginkan pelayanan yang cepat, tepat dan transparan.
”Jawabannya adalah terus berupaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan saudara. Berusaha memahami dan menguasai berbagai permasalahan tugas, serta menghindarkan diri dari perbuatan yang tercela. Saya yakin dan percaya jika hal ini dapat dilakukan, maka saudara-saudara mampu menjawab persoalan dan tantangan yang ada, secara lebih terencana, tepat, dan terarah,” jelas dia.
Ia berharap, pejabat yang baru saja dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tugas yang baru, serta melaksanakan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Sebagai pimpinan, ia pun memastikan terus memantau dan mencatat kinerja para pejabat sebagai bahan pertimbangan dalam perjalan karir dimasa depan.
Pada rolling pejabat jilid dua yang digelar Pemkot Metro, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) dipercayakan kepada Irianto, Rakhmat Zainudin Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Ria Andari Kadis Pendidikan, Syafei Kadis Perhubungan. Sementara Leo Hutabarat Kadis Perdagangan, Imron Kasat Pol PP, Supriadi sebagai Kepala BPKAD, Eka Irianta Kadis Lingkungan Hidup, Sahri Ramadhan Kadis Perpustakaan dan Arsib Daerah, Edi Pakar Kepala Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Misnan Kadis Koperasi, Dra. Farida Kadis Kominfo, Yusuf Kota Alam Staf Ahli II, dan Agustini Staf Ahli III.
Selain JPT Pratama setara eselon II-b, Walikota juga melantik 9 ASN Administrator setara eselon III-a, 8 ASN Administrator setara eselon III-b, 8 ASN Pengawas Eselon IV-a (lurah), 43 ASN Pengawas Eselon IV-a, dan 12 ASN Pengawas Eselon IV-b. (ga)















Add Comment