MESUJI LAMPUNG– Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Lampung angkat bicara terkait permasalahan limbah di Desa Sungai Cambai, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji Lampung.
Tim Walhi Lampung, Damo M Sofyan mengecam keras perusahaan yang diduga membuang limbah industri ke sungai di Desa Sungai Cambai. Hingga kini, pihaknya masih menunggu laporan dari masayarakat setempat.
Ini masalah yang sangat serius, harus cepat diselesaikan. Masyarakat silakan datang dan membuat laporan kepada Walhi Lampung agar secepatnya dapat diproses. Jangan diam saja, kalau ada pencemaran apapun bentuknya silahkan laporan. Kepada rekan-rekan media harap memantau prosesnya jika jika nanti ada laporan kita akan gelar konferensi pers,” ujar Damo, Rabu (9/8//2017).
Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Mesuji, Idrus Taufik saat dikonfirmasi menjelaskan, untuk limbah yang mencemari sungai di Desa Sungai Cambai itu terdapat 5 perusahan yang telah dipanggil. Mereka siap membuat sumur bor kapasitas besar untuk membantu masyarakat setempat.
Namun, hingga saat ini masyarakat Desa Sungai Cambai sepertinya belum menerima pemberian sumur bor dari pihak perusahaan. Ya kita masih menunggu masyarakat cambai apa yang mereka mau, kata Ketua Komisi C yang juga menjabat Ketua KNPI Kabupaten Mesuji ini.
Untuk masalah limbah, lanjut Idrus, semua perusahaan sudah sepakat akan memperbaiki sistim AMDAL mereka, bahkan pihak perusahaan juga akan mengawasi sistem pembuangan dengan cukup ketat serta melakukan penambahan kolam penampungan untuk menampung pembuangan limbah di masing masing perusahaan.
Sementara itu, DT (35) warga Desa Sungai Cambai, ketika dikonfirmasi berharap solusi terbaik dari pihak terkait untuk warga Desa Sungai Cambai.
Limbah tersebut telah bertahun-tahun mengalir, sungai kami tercemar. Bahkan hal ini akan berkelanjutan kepada anak dan cucu kami nantinya jika tidak secepatnya diselesaikan. Kami cuma menginginkan limbah itu tidak mencemari sungai. Masyarakat Desa Sungai Cambai hanya ingin dapat menikmati air yang merupakan kebutuhan pokok. ( Agus)















Add Comment