Lampung Tengah News

Serahkan Urusan ke ‘Tangan Kanan’, Kakam Gayau Sakti Jarang Ngantor

Kantor Kampung Gayau Sakti. (Mozes)

Lampung Tengah – Lantaran Kepala Kampung Gayau Sakti Kecamatan Seputih Agung Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) jarang ngantor, warga mengaku kesulitan dalam mengurus keperluan administrasi.

Rudi salah seorang warga Kampung Gayau Sakti Kecamatan Seputih Agung mengaku tidak tahu siapa Kakam Gayau Sakti lantaran tidak adanya kedekatan antara Kakam dengan warga. Pun akibat Kakam yang sangat sulit untuk ditemui di kantornya.

”Kepala Kampung jarang di kantor dan susah ditemui. Warga urus segala sesuatu administrasi hanya melalui Made yang warga tak tahu pasti apa jabatannya di aparatur desa ini,” keluh Rudi, Jumat (22/9/2017)

Hal tersebut dibuktikannya saat mengurus surat keterangan usaha yang akan dipergunakan meminjam modal usaha di Bank. Saat itu ia tidak dapat bertemu dengan Kakam, hanya ditemui oleh Made.

“Beberapa waktu lalu saya datang ke kantor balai kampung ingin membuat surat keterangan usaha untuk mengajukan pinjaman modal di Bank tapi kepala kampungnya tidak ada di kantor. Karena balai kampung hanya buka di Sabtu saja jadi harus lewat yang namanya bapak Made. Siapa dia dan jabatannya apa saya sendiri tidak tahu, dan semua urusan pelayanan administrasi harus melalui dia karena rumah kepala kampungnya di Bandar Jaya. Nggak pernah kesini,” ungkapnya.

Bukan itu saja, di Kampung Gayau Sakti ini tidak pernah ada kegiatan yang diprogramkan oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Seperti bantuan untuk karang Taruna atau pun ibu PKK, karena kepala kampungnya yang bernama Imron ini tidak pernah bersosialisasi dengan warganya.

“Selama ini nggak ada kegiatan seperti program dari pak Bupati, ronda nggak jalan, lampu penerangan saja cuma di jalan depan, dan warga juga  nggak tahu kalau Karang Taruna sama PKK itu dapat bantuan. Hanya kemarin itu anak-anak muda dibantu Rp 300 ribu untuk beli bola voly, cuma itu. Dan pak Imron ini nggak pernah bersosialisasi dengan warga. Jadi kalau warga ada keperluan ya harus lewat Made kalau nggak mau ya langsung ke kantor kecamatan atau langsung ke Gunung Sugih sendiri,” paparnya.

Senada diutarakan Siti, warga yang tinggal di dekat Kantor Balai Kampung Gayau Sakti. Ia menerangkan, jika pada Senin hingga Jumat Balai Kampung Gayau Sakti kosong, hanya buka di Sabtu saja.

“Kalau hari Senin sampai Jumat kantor kampung ini  kosong nggak ada orang. Yang ada cuma hari Sabtu saja, dan pak Imron sendiri jarang datang ke Kantor kalau ada yang mau ngurus surat menyurat ya sama pak Made saja. Karenà dia yang di pasrahin semua di sini,” pungkas Siti. (Mozes)

 

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: