Metro – Kementerian Perdagangan bersama Disdag Kota Metro, Bulog Sub Divre Lampung dan Bulog Sub Divre Lampung Tengah (Lamteng) menggelar Operasi Pasar di Pasar Tejo Agung Kecamatan Metro Timur, Kamis (11/1/2018). Bertujuan untuk menjaga stabilisasi beras di tingkat pengecer, 4 ton beras medium pun digulirkan di Pasar Tejo Agung pada Operasi Pasar tersebut.
Direktur Ekspor Produk Industri dan Pertambangan Kementrian Perdagangan RI Meri Maryati didampingi Kadis Disperindag Kota Metro Leo Hutabarat dan Kepala Bulog Sub Divre Lampung Tengah Mediana Aulia Siregar mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan bentuk kerjasama antar sektor. Sebagai bentuk pengawasan beras medium di Provinsi Lampung.
“Operasi Pasar ini sudah dilakukan sejak 9 Januari 2018 lalu. Dalam Operasi Pasar ini kami bekerjasama antara Kemendag (Kementerian Perdagangan) dengan Pemprov Lampung, Pemkot Metro dan Lampung Tengah, Satgas Pangan Provinsi Lampung, Satgas Pangan Kota Metro, Bulog Divre Lampung, dan Bulog Sub Divre Lampung Tengah,” jelasnya.
Menurutnya, realisasi operasi pasar di Lampung telah melampaui batas target yang di tetapkan gubernur.
“Realisasi Operasi Pasar Beras Tahun 2017 melampaui target yang ditetapkan Gubernur sebesar 3000 ton, dengan realisasi sampai dengan 31 Desember 2017 kemarin sebesar 3.789 ton yang dipantau di 5 kabupaten kota dari 15 kabupaten kota di Lampung,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Bulog Sub Divre Lampung Tengah Mediana Aulia Siregar mengatakan, 2018 ini realitas ditargetkan mencapai 6.000 ton. Untuk Periode Januari sampai dengan Maret 2018.
“Dengan perhitungan 80 persen dari jumlah penduduk Provinsi Lampung yang sebanyak 8,2 juta jiwa dengan realisasi dari 2 Januari sampai dengan 8 Januari sebesar 613 ton. Untuk operasi pasar di Provinsi Lampung ditetapkan dari tanggal 2 Januari hingga 31 Maret 2018,” paparnya.
Mediana Aulia Siregar menyampaikan, selama operasi pasar berlangsung, harga beras ditetapkan seharga Rp. 8.500 per kilogram. Jauh di bawah HET yang ditetapkan pusat yaitu Rp. 9.350 per kilogram.
“Bulog Lampung telah membanjiri Pasar dengan Beras Medium sebanyak 10 ton untuk 2 pasar yaitu Pasar Kangkung dan Pasar Pasir Gintung. Sementara untuk Pasar Tejo Agung Metro sebanyak 7 Ton,” tandasnya. (Ap)














Add Comment