Metro News

P2UP : Anak Kami Jadi Korban Penguasa Mengerikan

P2UP juga membawa anak mereka pada aksi di Pemkot dan DPRD Metro, menunjukkan bahwa anak mereka juga menjadi korban kebijakan pemerintah. (Angga)

Metro – Paguyuban Pedagang dan Usaha Permainan (P2UP) Taman Merdeka menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Metro sebagai pemerintahan yang mengerikan. Selain menghilangkan mata pencaharian para pedagang, anak mereka pun menjadi korban kebijakan tersebut.

Ketua P2UP Taman Merdeka Budi Hartono mengatakan, kedatangan pedagang ke DPRD Metro untuk meminta kebijakan para wakil rakyat terhadap nasib para pedagang. “Kalian duduk nyaman di gedung ini karena suara rakyat, jadi kami mohon para anggota dewan juga dapat memikirkan kesejahteraan kami para pedagang,” kata dia pada orasinya di depan Gedung DPRD, Senin (10/9/2018).

Para pedagang pun meminta awak media dapat menyampaikan aspirasi pedagang sesuai fakta yang terjadi kepada masyarakat luas. “Menulislah sesuai hati nurani, jangan mau dibungkam,” pekiknya.

Ia menambahkan, selama 13 tahun para pedagang di Taman Merdeka mengais rejeki menghidupi keluarga. Namun saat ini harus kehilangan tempat berjualan.

“Jangan salahkan kami jika kami harus menjadi seorang kriminal karena tidak bisa mengais rejeki. Dan jangan salahkan kami jika kami sudah tidak percaya dengan pemerintah. Kedepan golputlah pilihan kami,” tutupnya.

Usai berorasi perwakilan P2UP pun diterima oleh Ketua DPRD Metro Anna Morinda di OR DPRD. Namun sejumlah awak media tidak diperkenankan masuk untuk mendengar pembahasan antara pedagang dan DPRD. (Ga)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: