News Tulang Bawang

Anak Dibawah Umur Dominasi Pelanggaran Lalulintas di Tulang Bawang

Hari terakhir Satlantas Polres Tuba menggelar razia Ops Zebra Krakatau 2018. (Rama)

TULANG BAWANG – Razia Operasi Zebra Krakatau 2018 yang digelar polres Tulang Bawang (Tuba) sejak 30 Oktober hingga 12 November berhasil menjaring ribuan pelanggar. Pelanggaran didominas anak usia dibawah umur.

Kasat Lantas Polres Tulang Bawang AKP Agustinus Rinto S.E., M.H., mengatakan,  penekanan Operasi Zebra tersebut untuk penegakan hukum. Sasarannya adalah pelanggaran lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tulang Bawang.

Adapun dominasi pelanggaran adalah kendaraan barang  yang membawa muatan tidak sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, ternyata masih banyaknya pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm. Sedangkan  untuk mobil pribadi pelanggarannya rata-rata tidak menggunakan sabuk pengaman.

Sementara itu, Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi S.Ik., M.H.,  menyebutkan, pada Operasi Zebra Krakatau 2018 tercatat total tilang sebanyak 2711 pengendara. Dengan rincian:  SIM 586 kasus,  STNK 2.009 kasus, roda dua  116, roda empat 4 kasus dan roda enam satu kasus penilangan.

Mirisnya, untuk  usia pelanggar  terdapat kalangan pelajar berusia dibawah 17 tahun sebanyak 35 persen. Selebihnya didominasi oleh usia 17 sampai 50 tahun.

Selama melakukan Operasi Zebra Krakatau 2018,  para pelanggar terdiri dari kalangan PNS  48 pengendara,  swasta 1.891 pengendara, pelajar 94 pengendara, buruh/petani 329 pengendara, dan profesi lainnya 349 pengendara,” ungkap Kapolres, Senin (12/11/2018).

Ada pun kendaraan yang terjaring dalam Operasi Zebra Krakatau 2018 yaitu sepeda motor 994 unit, mobil penumpang 229 unit, mobil bus 18 unit, dan mobil  barang berjumlah 1.470 unit. Untuk penutupan Operasi Zebra Krakatau 2018 dijadwalkan Senin 12 November. (Rama)

Adapun dominasi pelanggaran adalah kendaraan barang  yang membawa muatan tidak sesuai aturan yang berlaku. Selain itu, ternyata masih banyaknya pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm. Sedangkan  untuk mobil pribadi pelanggarannya rata-rata tidak menggunakan sabuk pengaman.

Sementara itu, Kapolres Tulang Bawang AKBP Syaiful Wahyudi S.Ik., M.H.,  menyebutkan, pada Operasi Zebra Krakatau 2018 tercatat total tilang sebanyak 2711 pengendara. Dengan rincian:  SIM 586 kasus,  STNK 2.009 kasus, roda dua  116, roda empat 4 kasus dan roda enam satu kasus penilangan.

Mirisnya, untuk  usia pelanggar  terdapat kalangan pelajar berusia dibawah 17 tahun sebanyak 35 persen. Selebihnya didominasi oleh usia 17 sampai 50 tahun.

Selama melakukan Operasi Zebra Krakatau 2018,  para pelanggar terdiri dari kalangan PNS  48 pengendara,  swasta 1.891 pengendara, pelajar 94 pengendara, buruh/petani 329 pengendara, dan profesi lainnya 349 pengendara,” ungkap Kapolres, Senin (12/11/2018).

Ada pun kendaraan yang terjaring dalam Operasi Zebra Krakatau 2018 yaitu sepeda motor 994 unit, mobil penumpang 229 unit, mobil bus 18 unit, dan mobil  barang berjumlah 1.470 unit. Untuk penutupan Operasi Zebra Krakatau 2018 dijadwalkan Senin 12 November. (Rama)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: