Lampung Tengah News

Endah: Asupan Gizi Anak Harus Dijaga

Ketua TP-PKK Lampura Hj. Endah Kartika Prajawati Agung saat menyapa Kadernya di Aula Tapis Pemkab. (Adi Susanto)

LAMPUNG UTARA – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Utara(Lampura) Hj. Endah Kartika Prajawati Agung membuka Seminar Kesehatan di Aula Tapis Pemkab Lampura, Selasa (18/13/2018). Seminar kesehatan yang mengusung tema “Mari Kita Cegah Stunting (Tinggi badan yang tidak normal) dan Temukan Penyakit TBC Sejak Dini” diikuti Ketua Tim PKK Desa dari 23 Kecamatan.

Endah mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang untuk menjalin silaturahmi karena PKK sempat fakum dengan cutinya dirinya selama empat bulan. Stunting bisa disebabkan oleh faktor genetik dan kurangnya asupan gizi pada anak.

“Untuk itu diharapkan dengan adanya seminar ini dapat ditularkan kepada masyarakat yang ada di wilayah kerjanya masing-masing,” paparnya.

Ia mengingatkan jangan sampai kasus di Lampura semakin banyak karena ketidaktahuan dari Anggota PKK. Karena anak-anak berkembang pesat dari umur 0-5 tahun.

“Kesehatan merupakan investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dalam menanggulangi kemiskinan. Untuk itu sejalan dengan program Pemerintah kita sebagi kaum perempuan harus bisa mendorong di wilayahnya masing-masing untuk mencegah penyakit Stunting di daerahnya masing-masing,” imbuhnya.

Ketua Panitia dr. Hj. Maya Metissa yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampura menjelaskan, masalah Stunting dan TBC merupakan isu Nasional. Dimana pada tahun 2015 Stunting di Indonesia sebesar 36,4 persen, artinya lebih dari sepertiga atau sekitar 8,8 juta balita mengalami masalah Gizi.

Efek SDM menjadi tidak produktif yang berdampak pada terganggunya kemajuan negara. Sementara untuk kasus TBC Indonesia menjadi urutan ke 2 setelah India. Kasus TBC di Lampura hingga triwulan ke III baru 520 penderita yang diobati, sedangkan target 2.631 kasus yang harus ditemukan dan diobati pada tahun 2018.

“Untuk itu dalam tangka upaya percepatan diperlukan kesadaran dan komitmen bersama. Serta kesungguhan dari semua pihak baik dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun monitoring evaluasi kasusu TBC menuju eliminasi TBC tahun 2030,” ucapnya.

Tujuan diadakannya kegiatan ini tambah Maya, agar para Anggota PKK dan Masyarakat bisa mendapat pengetahuan dan pemahaman tentang Stunting dan TBC. Sehingga diperolehnya komitmen bersama untuk penanggulangan ke dua masalah tersebut dan terciptanya Masyarakat yang sehat dan mandiri.

“Untuk Narasumbernya dari Dinas Kesehatan. Kegiatan ini diikuti 200 orang lebih anggota PKK dari 23 Kecamatan,” tutupnya. (Adi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: