Lampung Utara News

Kasus Pembunuhan Sadis Pegawai Toko Sembako di Lampura Masih Penyelidikan

Kapolres Lampung Utara, AKBP Bambang Yudo Martono. (Adi/Yono)

LAMPUNG UTARA – Kasus pembunuhan sadis Kurniawan (20) pegawai Toko Sembako Senjaya pada, Senin 24 Februari 2020 lalu belum menemui titik terang. Pasalnya, dua pekan berjalan, Polres Lampung Utara (Lampura) masih memasuki tahap penyeledikan.

Kapolres Lampura, AKBP Bambang Yudo Martono mengaku, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Pihaknya pun telah berupaya maksimal guna mengungkap kasus tersebut.

“Nanti kalau sudah menemui titik terang saya akan panggil rekan-rekan pers lainnya. Kalau mau ngomong sekarang saya takut nanti salah,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (7/3/2020).

Saat disinggung kendala terkait kasus tersebut, Kapolres menyebut bahwa pertanyaan tersebut hanya berhak dilontarkan pimpinanya. “Seharusnya yang berhak mempertanyankan itu adalah pimpinan saya mas, tapi saya beserta anggota kepolisian lainnya akan terus bekerja secara maksimal dalam mengungkap kasus pembunuhan ini,” ujarnya singkat.

Diberitakan sebelumnya, Kurniawan (20) warga Dusun Talang Sebayau, Desa Kalibalangan, Kecamatan Abung Selatan, ditemukan tewas mengenaskan dengan sejumlah luka ditubuhnya, di areal perkebun Kayu Cendana milik H Abdurahman, di Dusun V/RT III Desa Sukamenanti, Kecamatan Bukit Kemuning, oleh warga setempat pada Senin (24/2/2020) sekitar pukul 15.30 WIB.

Jenazah pria malang yang diketahui bekerja sebagai buruh pengirim barang milik toko sembako Senjaya, yang terletak di jalan Alamsyah Ratu Perwira Negara (ARPN) Kecamatan Kotabumi Selatan tersebut, ditemukan pertama kali oleh Darnok warga setempat.

“Mayat ditemukan pertama kali oleh Darnok di areal perkebunan kayu Cendana milik H Abdurahman, dalam keadaan telah meninggal dunia,” jelas  Kades Sukamenanti Suraji.

Menurut pengakuan rekan kerja korban Sigit Purnomo, saat itu korban berangkat kerja ke toko yang terletak di daerah Bukit Kemuning untuk mengirim barang sembako, dengan menumpangi mobil boks yang di kemudikan Imam dengan kernetnya Arif.

“Saat itu, korban mengirim barang ke toko-toko pelanggan yang terletak di Bukit Kemuning dengan menggunakan mobil boks yang di kemudikan oleh pak Imam dan kernetnya Arif,” jelasnya. (Adi)

About the author

Redaksi TabikPun

Add Comment

Click here to post a comment

Tinggalkan Balasan

IKLAN

IKLAN

%d blogger menyukai ini: