TULANG BAWANG BARAT – Kawanan perampok sadis beraksi di Umbul Jelabat HTI Dusun Terang Indah, Kecamatan Gunung Terang, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), Kamis (7/5/2020) malam. Selain harta benda, satu korban tewas dengan luka tembak di kepala.
Kapolsek Gunung Agung AKP Tri Handoko melalui Kanit Reskrim Bripka Suhendro mengatakan, perampokan terjadi di kediaman H. Herman, Kamis (7/5/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. “Curas menyebabkan satu korban jiwa dan kehilangan harta benda,” paparnya, Jumat (8/5/2020).
Kronologis kejadian, lanjut dia, dua orang tidak dikenal menggunakan penutup wajah tiba-tiba masuk dan menodong Purnomo dan Topik menggunakan senjata api (senpi). Sedangkan Yadi korban yang meninggal dunia sedang tiduran.
“Jangan ngelawan kau kutembak,” kata Kasat menirukan.
Pelaku pun langsung mengikat dan mengambil handphone korban. Kemudian pelaku yang menutup kepala menggunakn sweater hijau bersenjata parang masuk ke dapur. Sedangkan pelaku lainnya yang menggunakan penutup kepala bersenjata senpi menjaga korban yang sudah diikat denga posisi tertelungkup.
Korban Purnomo pun mendengar pelaku mengatakan, “Jangan Ngelawan Kau”, disusul satu kali suara tembakan. Setelah itu pelaku langsung mengeluarkan tiga unit motor, Honda Mega Pro, Honda Beat warna hitam, dan Yamaha RX Spesial warna hitam, sambil terus mencari barang berharga di lemari dan tas para korban.
“Kemudian pelaku yang berjaga di luar menyuruh pelaku yang di dalam untuk cepat keluar. Pelaku pun kabur membawa barang korban ke arah perladangan tebu HTI. Total kerugian korban berupa tiga unit motor dan tiga handphone, serta uang tunai sekitar Rp 11 juta,” bebernya.
Sedangkan korban yang meninggal dunia adalah Yadi (37) warga Kampung Jaya Makmur, Kecamatan Banjar Baru Kabupaten Tulang Bawang akibat luka tembak di kening. Kemudian pelaku diduga empat orang dengan ciri, satu orang berbadan sedang, logat bahasa pribumi Ogan Kemuning Ilir (OKI), menggunakan jaket sweater warna hijau menggunakan sebilah parang dan tiga orang lainnya menggunakan tutup muka serta menggunakan dua senpi laras pendek dan satu laras panjang.
”Kami menduga keempat pelaku ini berasal dari OKI, karena logat yang mereka gunakan. Pelaku juga kabur ke arah Kampung Serdang OKI, Mesuji Makmur, Kabupaten OKI. Wilayah HTI juga berbatasan langsung dengan Kabupaten OKI,” tukasnya. (Andika)















Add Comment